Laporan Progres Pengerjaan Diberikan Oleh Camat Tapian Nauli
Tapanuli Tengah, Sumut, Kabaraktual.online – pada Senin, 08 Desember 2025, progres pengerjaan pembukaan akses jalan yang tertutup akibat longsor di KM 6 Desa Tapian Nauli, yang menghubungkan Kecamatan Tapian Nauli dan Kecamatan Sitahuis, dilaporkan oleh Tim Tanggap Darurat Bencana Alam Tapanuli Tengah yang dipimpin oleh Camat Tapian Nauli Harrys PT. Sihombing, S.Sos, MM.
Selanjutnya, oleh pihak tim tersebut juga dinyatakan bahwa pengerjaan tersebut sedang dilakukan dengan menggunakan alat berat yang telah disiapkan untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi jalan tersebut.
Momen pelaporan ini yang dilakukan pada hari ini tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat di kedua kecamatan yang terpengaruh, karena memungkinkan mereka mengetahui kondisi kemajuan pengerjaan yang bertujuan untuk memulihkan akses lalu lintas yang terputus.
Jalan yang Terputus Menghubungkan Dua Kecamatan di Tapanuli Tengah
Kemudian, lokasi jalan yang tertutup longsor di KM 6 Desa Tapian Nauli juga diidentifikasi sebagai jalan penting yang menghubungkan Kecamatan Tapian Nauli dan Kecamatan Sitahuis, sehingga penutupan jalan tersebut telah menyebabkan kesulitan bagi warga dan pengangkutan barang di daerah tersebut. Selanjutnya, oleh pihak tim tanggap darurat juga dijelaskan bahwa material longsor yang menutupi jalan tersebut berasal dari lereng sekitar yang terkena pengaruh kondisi alam, sehingga pengerjaan pembukaan membutuhkan alat berat untuk memudahkan penyingkiran material yang banyak. Jalan yang menjadi penghubung utama ini yang tiba-tiba tertutup tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat, sehingga pengerjaan pembukaan yang cepat dan efektif sangat diperlukan.
Alat Berat Digunakan untuk Mempermudah Pengerjaan Pembukaan Jalan

Selain itu, oleh Camat Harrys PT. Sihombing juga ditegaskan bahwa pengerjaan pembukaan jalan tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berat yang telah disediakan oleh pemerintah daerah atau pihak terkait, sehingga proses penyingkiran material longsor dapat berjalan lebih cepat dan efisien. Kemudian, progres pengerjaan yang dilaporkan pada hari ini tersebut juga menunjukkan bahwa tim tanggap darurat telah bekerja dengan giat untuk memulihkan akses jalan, meskipun tantangan tetap ada akibat jumlah material longsor yang cukup banyak. Penggunaan alat berat yang tepat ini yang diterapkan oleh tim tanggap darurat tersebut menjadi kunci keberhasilan pengerjaan, karena memungkinkan mereka menangani tugas yang berat dalam waktu yang lebih singkat dan meminimalkan risiko bahaya bagi pekerja. (Pur)
Editor : Redaksi











