Portal Berita Terupdate Aktual & Faktual

Banjir Longsor Sumatra: 1.016 Meninggal, 212 Hilang

Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.016 jiwa. Data ini diperoleh dari hasil pencatatan yang dilakukan hingga Minggu (14/12).

Banjir Longsor Sumatra: 1.016 Meninggal, 212 Hilang, Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh

Kabaraktual.online – Senin (15/12/2025)

Pasca bencana banjir longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat, upaya pencarian korban masih terus berlangsung. Redaksi Kabaraktual.online menerima laporan terkait perkembangan penanganan bencana ini secara langsung.

Korban banjir dan longsor meninggal dunia tercatat sebanyak 1.016 jiwa. Data ini diperoleh dari hasil pencatatan yang dilakukan hingga Minggu (14/12). Provinsi Aceh menjadi daerah dengan jumlah korban meninggal tertinggi yaitu 424 jiwa, diikuti Sumatera Utara dengan 349 jiwa dan Sumatera Barat dengan 243 jiwa. Dalam rentang waktu seminggu terakhir (8-13/12), terdapat penambahan 66 jiwa korban meninggal, dengan rincian 33 jiwa di Aceh, 19 jiwa di Sumatera Utara, dan 14 jiwa di Sumatera Barat.

Selain itu, jumlah korban hilang mencapai 212 jiwa. Provinsi Aceh mencatat 32 jiwa hilang, sedangkan Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing memiliki 90 jiwa korban hilang. Pencatatan data korban hilang dilakukan berdasarkan identifikasi yang dilakukan di lapangan serta verifikasi ulang terhadap data yang sebelumnya belum teridentifikasi dengan jelas, termasuk kasus di mana korban ternyata berasal dari daerah lain yang tidak tercatat awalnya.

Kabaraktual.online mencatat bahwa pemerintah kabupaten melalui tingkat kecamatan telah melakukan identifikasi secara rinci dengan pendekatan by name by address. Penambahan jumlah korban meninggal setiap hari juga dipengaruhi oleh berbagai situasi, seperti ditemukannya jenazah di area pemakaman yang tergenang banjir dan longsor, yang kemudian dicatat sebagai korban bencana.

Operasi pencarian korban yang dilakukan fokus pada beberapa sektor di masing-masing wilayah. Di Aceh, pencarian berlangsung di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Bireuen.

Di Sumatera Utara, operasi terbagi ke dalam 5 sektor yang berada di 3 wilayah kabupaten/kota: Tapanuli Selatan (wilayah Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru; Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair) serta Kota Sibolga (Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota).

Sementara di Sumatera Barat, pencarian difokuskan pada 5 sektor yaitu di Kecamatan Malalak dan Palembayan (Kabupaten Agam), serta satu sektor masing-masing di aliran Sungai Batang Anai yang berada di wilayah Kota Padang, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Jumlah populasi warga yang mengungsi mencapai total 624.670 jiwa. Redaksi mencatat terjadi penurunan jumlah pengungsi dari hari sebelumnya (13/12). Contohnya di Aceh Utara, jumlah pengungsian mengalami penurunan signifikan. Namun, mereka yang pindah ke rumah keluarga atau kerabat (pengungsi mandiri) tetap tercatat dan mendapatkan dukungan bantuan makanan.

Dalam penanganan bencana Banjir – longsor di tiga provinsi tersebut, pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait terus melakukan upaya penanganan darurat serta pemulihan bagi masyarakat terdampak. Dukungan sumber daya juga terus diperoleh untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Redaksi Kabaraktual.online

Editor: Redaksi

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!