INHU, KABARAKTUAL.ONLINE – Peristiwa yang nyaris memicu bentrok fisik antara dua kelompok terjadi di wilayah Inhu, yang dirangkum oleh Redaksi pada Selasa, 24 Februari 2026.
Kronologi Kejadian yang Memanas
Pada Senin (23/2) sekitar pukul 23.00 WIB, situasi yang tegang tercipta setelah puluhan orang yang diduga sebagai kelompok pencuri sawit didatangi pondok karyawan yang terletak di Blok L.
Dengan gaya premanisme, kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam yang disimpan di dalam mobil, mengancam akan membakar pondok karyawan, bahkan aliran listrik PLN ke pondok karyawan pun diputus oleh mereka. Aksi provokatif ini membuat suasana semakin memanas dan berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar.
Upaya Penghindaran Peristiwa Berdarah
Untungnya, peristiwa berdarah yang mungkin terjadi masih bisa dihindari. Hal ini dikarenakan pemilik kebun telah memberikan perintah kepada karyawan untuk tidak terpancing oleh aksi provokasi yang dilakukan oleh puluhan orang tersebut.
Menurut Humas kebun keluarga Simarmata, Rudi Walker Purba, yang mengutip keterangan karyawan, kelompok diduga pencuri sawit itu datang menggunakan dua unit mobil (satu mobil pickup dan satu mobil Astrada hitam) serta puluhan sepeda motor. Instruksi yang diberikan pemilik kebun pun dipatuhi dengan baik oleh karyawan, sehingga bentrok fisik tidak terjadi.
Apresiasi dan Kekhawatiran dari Pihak Kebun
Rudi Walker Purba sendiri menyampaikan apresiasinya terhadap sikap karyawan yang tidak agresif dalam menanggapi aksi provokasi tersebut.
“Saya salut sama karyawan, mereka tidak terpancing. Tapi saya kuatir jika seperti ini terus, saya tidak bisa jamin batas kesabaran karyawan,” ujar Rudi dengan nada pesimis.
Dugaan Pemicu Aksi Provokatif
Rudi menduga bahwa aksi yang dilakukan oleh kawanan diduga pencuri sawit itu sengaja dilakukan dipicu oleh penutupan ‘jalan tikus’ yang biasa digunakan untuk keluar masuk oleh mereka di Blok B dan Blok C. Jalan tersebut ditutup dengan pagar kawat, sehingga akses keluar masuk kebun bagi kelompok tersebut menjadi terganggu.
Bahkan, kawanan orang tak dikenal itu sempat menanyakan kepada karyawan tentang alasan penutupan akses tersebut dan siapa yang melakukan penutupannya.

Laporan Tindak Pidana yang Sudah Diajukan
Sebagai informasi tambahan, belum lama ini pihak kebun juga sudah melaporkan dugaan tindak pidana pencurian sawit ke Polres Inhu. Dalam laporan tersebut, terdapat empat orang yang menjadi terlapor, dan salah satunya adalah warga Pekanbaru. (Tim)
Editor: Redaksi











