PEKANBARU, Kabaraktual.online — Sebuah langkah bersejarah telah dicatat dalam organisasi keluarga besar pejuang di Provinsi Riau, di mana Bupati Kuantan Singingi, H. Suhardiman Amby, dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau.
Penetapan ini dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Daerah yang digelar di Kota Pekanbaru pada hari Minggu, 17 Mei 2026, dan dianggap sebagai momentum kebangkitan semangat bagi seluruh putra-putri pejuang, veteran, serta keluarga militer di daerah ini.
Selanjutnya, dukungan yang sangat luas terus diterima oleh sosok pemimpin daerah tersebut, salah satunya datang dari berbagai elemen organisasi yang memiliki akar sejarah perjuangan yang sama.
Secara khusus, dukungan penuh disampaikan oleh jajaran Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) PC 0411 Kuantan Singingi yang menilai bahwa kepemimpinan ini akan membawa arah kemajuan yang lebih baik bagi organisasi.
Kebanggaan Besar Bagi Keluarga Pejuang
Ketua FKPPI PC 0411 Kuansing, Shanti Evi Dimeti, didampingi oleh Sekretaris Hendra Riko Purnomo yang akrab disapa Hendra Datuk, menyatakan bahwa terpilihnya Suhardiman Amby merupakan suatu kebanggaan yang tidak ternilai harganya.
Menurutnya, sosok yang dipercaya memegang amanah ini bukan hanya memiliki kemampuan memimpin pemerintahan, melainkan juga memiliki garis keturunan dan jiwa perjuangan yang kuat sejak dari leluhurnya.
“Beliau bukanlah orang sembarangan. Pak Suhardiman memiliki jati diri pejuang yang sangat jelas. Oleh sebab itu, kami merasa bangga karena beliau sangat memahami makna perjuangan, kesetiaan, serta semangat mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan negara,” tegas Shanti Evi Dimeti.
Ia pun menambahkan bahwa latar belakangnya sendiri juga tidak terlepas dari sejarah perjuangan, di mana dirinya adalah anak dari seorang prajurit dan sekaligus cucu pahlawan kemerdekaan.
“Mbah Karsa merupakan pejuang tahun 1945 dari kepolisian yang gugur dalam tugas pada tahun 1949 dan kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Jombang. Oleh karena itu, kami semua memiliki ikatan batin yang sama dalam menjaga nilai-nilai luhur tersebut,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa organisasi ini didirikan bukan sekadar sebagai tempat berkumpul, melainkan sebagai wadah untuk mewariskan semangat kebangsaan agar tidak pudar ditelan waktu.
“Anak dan cucu pejuang harus tetap bersatu dan menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Kolaborasi Diharapkan Lahirkan Kemajuan
Di sisi lain, Sekretaris FKPPI, Hendra Datuk menyampaikan pandangan senada bahwa kepemimpinan baru ini menandai dimulainya babak baru yang penuh harapan.
Ia melihat kerja sama antara PPM dan FKPPI akan menjadi kekuatan yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Kedua organisasi ini bukan hanya menyimpan sejarah masa lalu, melainkan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda saat ini. Kami ingin memastikan bahwa anak muda Riau selalu mengingat bahwa kemerdekaan ini diperoleh melalui pengorbanan darah dan air mata para pendahulu kita,” ujarnya.
Sementara itu, H. Suhardiman Amby yang baru saja dilantik mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
Ia berjanji akan menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik mungkin demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan anggotanya.

“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh kesungguhan. Ke depannya, PPM harus tumbuh menjadi organisasi yang kokoh, maju, serta mampu mencetak generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi dan selalu menjadi teladan bagi lingkungan sekitar,” janjinya.
Dengan latar belakang sejarah yang sama dan kekuatan persatuan yang terjalin erat, harapan besar kini ditujukan agar kepemimpinan ini mampu membawa organisasi keluarga besar pejuang di Riau menjadi lebih bermartabat, berpengaruh, serta terus berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Editor : Redaksi












