KABARAKTUAL.ONLINE, Teluk Kuantan – Kemampuan literasi pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kuantan Singingi telah ditetapkan sebagai salah satu indikator utama yang dipantau dalam Rapor Pendidikan Indonesia Tahun 2025, dan kondisi capaian pada kedua jenjang ini kini menjadi perhatian khusus bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di daerah tersebut.
Berdasarkan data yang dirangkum dari dokumen resmi tersebut, kemampuan literasi murid, baik di tingkat SD maupun SMP, diukur untuk mengetahui seberapa jauh mereka telah mencapai kompetensi minimum yang ditetapkan, sehingga langkah-langkah perbaikan yang tepat dapat segera dirumuskan dan dilaksanakan.
Capaian Literasi pada Jenjang SD dan SMP
Dalam kerangka penilaian yang berlaku, kemampuan literasi murid SD dan SMP dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu Baik jika lebih dari 70% murid telah mencapai kompetensi minimum, Sedang jika angkanya berada di rentang 40% hingga 70%, serta Kurang jika persentase murid yang mencapai standar tersebut berada di bawah 40%. Meskipun angka spesifik untuk masing-masing kategori di Kuantan Singingi belum dirinci secara terpisah dalam ringkasan umum, namun indikator ini secara khusus disorot mengingat literasi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan murid dalam memahami semua mata pelajaran lainnya, mulai dari jenjang dasar hingga menengah.
Literasi pada jenjang SD difokuskan pada pengembangan kemampuan dasar membaca, menulis, dan memahami makna dari berbagai jenis teks sederhana, yang menjadi bekal utama bagi murid untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sementara itu, pada jenjang SMP, kemampuan literasi dituntut untuk lebih berkembang, di mana murid diharapkan tidak hanya mampu memahami informasi, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan isi dari teks yang lebih kompleks, baik berupa teks naratif maupun informatif.
Peran Masyarakat dalam Meningkatkan Literasi SD dan SMP
Oleh karena pentingnya kemampuan ini, peran aktif masyarakat sangat diharapkan dalam upaya meningkatkan capaian literasi murid SD dan SMP di Kuantan Singingi.
Berdasarkan rekomendasi yang tertuang dalam rapor, masyarakat, khususnya orang tua, dapat berkontribusi dengan membiasakan kegiatan membaca bersama di rumah, yang dapat dilakukan baik pada jenjang SD maupun SMP meskipun dengan jenis bacaan yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak.
Selain itu, diskusi mengenai isi buku, artikel, atau cerita yang telah dibaca juga perlu sering dilakukan untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kemampuan mengungkapkan pendapat murid.
Akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas dan sesuai dengan minat serta kemampuan murid juga harus disediakan dan difasilitasi, sehingga minat baca anak dapat terus tumbuh dan kemampuan literasi mereka dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang.
Oleh: Wawan Syahputra
PIMPRED Kabaraktual.online
Pemegang Sertifikat Wartawan Utama (Advanced Journalist) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Lembaga Sertifikasi Profesi Pers Indonesia












