Portal Berita Terupdate Aktual & Faktual

Presiden Prabowo Subianto Diterima Resmi oleh Tujuh Pemimpin Emirat Arab

Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) yang juga menjabat sebagai pemimpin Abu Dhabi bertemu Presiden Prabowo Subianto

Kedatangan Diterima dengan Upacara Kehormatan di Abu Dhabi

KABARAKTUAL.ONLINE Pada Kamis, 26 Februari 2026, di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, sebuah acara pertemuan tingkat tinggi yang sangat penting dijadwalkan dan diselenggarakan oleh Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) yang juga menjabat sebagai pemimpin Abu Dhabi.

Kemudian, Presiden Prabowo Subianto diajak untuk hadir dan diterima secara resmi oleh enam pemimpin emirat lainnya selain MBZ sendiri, sehingga secara keseluruhan kedatangan kepala negara Indonesia tersebut disambut dengan kehormatan khusus yang meliputi kesempatan untuk duduk bersama seluruh tujuh pemimpin emirat.

Seperti yang seharusnya dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku, pertemuan berkala antara ketujuh pemimpin emirat tersebut direncanakan untuk dilaksanakan setiap satu tahun sekali.

Dan pada kesempatan dihadiri oleh Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden MBZ, Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri PEA, serta para emirat dari Sharjah, Ajman, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah yang masing-masing diwakili oleh diri mereka sendiri.

Rangkaian Kegiatan Dilanjutkan dengan Iftar dan Salat Berjamaah

Setelah sesi pertemuan awal selesai, rangkaian kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya dilanjutkan secara berurutan oleh panitia penyelenggara;

pertama-tama, acara iftar berbuka puasa bersama diselenggarakan untuk seluruh delegasi dan pihak emirat, kemudian aktivitas tersebut.

Lalu diikuti dengan pelaksanaan salat Maghrib yang dilaksanakan secara berjamaah oleh seluruh rombongan dari kedua negara yang hadir di lokasi tersebut.

Pertemuan Empat Mata Dibuka untuk Bahas Agenda Strategis Penting

Sebagai bagian penutup dari rangkaian pertemuan hari itu, sesi pertemuan empat mata  yang berlangsung lebih dari satu jam diselenggarakan oleh kedua pemimpin negara, di mana berbagai hal penting dibahas secara mendalam oleh mereka.

Pertama-tama, upaya penguatan kerja sama di sektor energi dibahas secara rinci hingga mencapai tahap perencanaan kemitraan ekonomi untuk masa depan yang lebih baik; kemudian, keinginan dari pihak PEA untuk meningkatkan volume investasi yang ditujukan ke berbagai sektor di Indonesia diajukan dan didiskusikan secara komprehensif.

Pertemuan Menegaskan Komitmen dalam Hubungan Diplomatik Emas

Secara keseluruhan, makna dari pertemuan tingkat tinggi ini ditetapkan dan ditegaskan oleh kedua negara sebagai bentuk komitmen untuk memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi pada jangka panjang.

Karena tahun 2026 ini merupakan momen spesial yang diperingati sebagai 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan PEA, maka setengah abad kemitraan yang telah terjalin tersebut dijadikan sebagai fondasi kokoh yang akan digunakan oleh kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang direncanakan akan lebih luas cakupannya, lebih dalam substansinya, dan lebih berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa.

Delegasi Indonesia Dihadiri oleh Pejabat Tinggi Negara

Dalam kesempatan pertemuan ini, Presiden Prabowo Subianto ditemani dan didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara Indonesia; antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono yang diutus untuk menangani aspek hubungan bilateral.

Pertemuan Empat Mata Dibuka untuk Bahas Agenda Strategis Penting dengan inti menegaskan komitmen dalam hubungan diplomatik emas.

Lanjut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang bertugas membahas sektor energi dan sumber daya alam, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menangani koordinasi seluruh rombongan, serta Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha yang telah membantu menyusun dan menyelaraskan seluruh rangkaian kegiatan pertemuan tersebut.

Editor : Redaksi 

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!