Portal Berita Terupdate Aktual & Faktual

Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Ditinjau Presiden Prabowo Subianto

pembangunan rumah hunian Danantara ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, dan selanjutnya rapat bersama Menteri Kabinet Merah Putih dimimpin secara langsung oleh Presiden

Aceh Tamiang/Aceh, Kabaraktual.onlinepembangunan rumah hunian Danantara ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, dan selanjutnya rapat bersama Menteri Kabinet Merah Putih dimimpin secara langsung oleh Presiden pada Kamis (01/01/2026) di Aceh Tamiang.

Selanjutnya, sebelum kunjungan tersebut dilaksanakan ke Aceh Tamiang, sebelumnya kunjungan ke Tapanuli Selatan telah dilakukan oleh Presiden, dan kemudian laporan terkait kondisi daerah telah diterima oleh beliau dari Menteri Dalam Negeri serta Gubernur terkait, namun meskipun demikian, keputusan untuk mengunjungi Aceh Tamiang tetap diambil oleh Presiden karena meskipun kesibukan urusan Negara diutamakan, kehadiran di daerah pasca bencana dianggap penting.

Pembahasan Berbagai Isu Daerah Dilakukan, Dimana Kondisi Pasca Bencana Masih Menjadi Perhatian Utama

Selain pembangunan rumah hunian yang dibahas secara mendalam dalam rapat tersebut, masalah pasokan air bersih dan pembangunan kawasan Kuala juga disampaikan dan didiskusikan oleh para peserta rapat.

Kemudian, kondisi Aceh Tamiang yang masih berada dalam keterpurukan pasca bencana yang cukup parah dinyatakan secara terbuka oleh Presiden, dan hal ini diakui sebagai alasan utama mengapa Negara harus hadir di tengah masyarakat, serta tugas untuk mengatasi berbagai permasalahan daerah tidak boleh ditinggalkan oleh pemerintah, demikianlah yang dinyatakan oleh Presiden dalam pidatonya.

Usulan Pembangunan dan Pasokan Kebutuhan Dasar Dikomunikasikan, Sedangkan Ketahanan Pangan Akan Diatasi Selama Enam Bulan Mendatang

 

Selanjutnya, berbagai usulan dan pendapat dari berbagai pihak selalu dikomunikasikan dan didengar oleh para Menteri, bahkan usulan terkait perbaikan pasokan air bersih yang diajukan oleh Bupati Aceh Tamiang telah direncanakan dan akan terus dilaksanakan, dan hingga saat ini proses pelaksanaannya masih berjalan sesuai dengan rencana.

Langkah untuk menyusun surat resmi kepada kementerian terkait akan dilakukan untuk menangani berbagai permasalahan tersebut, demikianlah yang diungkapkan oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol. (Purn.) Armia Fahmi, MH.

Kemudian, masalah ketahanan pangan meliputi pasokan beras, telur, dan minyak dalam jangka waktu enam bulan ke depan, terutama menghadapi bulan Ramadan yang akan datang, dinyatakan sebagai hal yang perlu diperhatikan secara serius; selanjutnya, langkah untuk menyusun surat resmi kepada kementerian terkait akan dilakukan untuk menangani berbagai permasalahan tersebut, demikianlah yang diungkapkan oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol. (Purn.) Armia Fahmi, MH.

Sumber berita: Kabaraktual.online