banner 728x250

Banjir Tahunan Disebut Warga, Aktivitas di Desa Petapahan Lumpuh Akibat Luapan Sungai

Selain itu, debit air yang meningkat secara drastis telah mengakibatkan kawasan pemukiman dan lahan pertanian di sekitar desa terendam secara luas.
banner 468x60

KUANSING/RIAU, Kabaraktual.online – Pada hari Kamis, tanggal 08 Januari 2026, aktivitas sehari-hari di wilayah Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, telah dilumpuhkan secara signifikan; selanjutnya, kondisi tersebut ditemukan dan terpantau oleh tim wartawan Kabaraktual.online, di mana penyebab utama dari terganggunya aktivitas tersebut adalah curahan hujan yang cukup tinggi yang telah turun di daerah sekitarnya.

Sungai Petapahan Meluap hingga Tinggi Lutut Dewasa

Example 300x600

Pertama-tama, curah hujan yang deras dan berkelanjutan telah menyebabkan volume air di dalam Sungai Petapahan meningkat pesat; kemudian, air sungai tersebut pun meluap ke wilayah sekitar bantaran sungai, di mana tinggi genangan air telah mencapai tingkat lutut orang dewasa. Selain itu, debit air yang meningkat secara drastis telah mengakibatkan kawasan pemukiman dan lahan pertanian di sekitar desa terendam secara luas.

Banjir Sebagai Peristiwa Langganan Setiap Tahun

Selanjutnya, kondisi banjir yang terjadi saat ini telah diakui dan diceritakan oleh sebagian besar warga Desa Petapahan; dimana mereka menyatakan bahwa luapan Sungai Petapahan merupakan peristiwa banjir tahunan yang sering dialami di daerah tersebut.

Tidak hanya itu, hingga saat berita ini dibuat dan disiapkan untuk diterbitkan, tingkat permukaan air yang meluap tersebut belum juga menunjukkan tanda-tanda akan surut, sehingga kondisi darurat banjir masih berlangsung di lokasi kejadian.

Informasi dari Pihak Terkait Belum Dapat Dikonfirmasi

Terakhir, upaya untuk mendapatkan klarifikasi dan informasi resmi mengenai kondisi banjir serta langkah penanganan yang akan dilakukan belum diketahui dengan jelas ; namun demikian, pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuantan Singingi, pada saat berita ini diterbitkan, belum dapat terkonfirmasi rincian mengenai penanganan banjir tersebut . (Andrialis)

Editor : Redaksi.

banner 120x600