banner 728x250

Remisi Idul Fitri Diberikan bagi Warga Binaan Rutan Singkil

Suasana Idul Fitri tahun ini dirasakan sangat menggembirakan oleh puluhan warga binaan di Rutan Kelas IIB Singkil
banner 468x60

Kegiatan Idul Fitri Dimulai dengan Shalat Ied Berjamaah

KabarAktual.online – Sabtu (21/03), suasana Idul Fitri tahun ini dirasakan sangat menggembirakan oleh puluhan warga binaan di Rutan Kelas IIB Singkil. Sebagai bagian dari pemenuhan hak warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, apresiasi berupa usulan remisi Idul Fitri diberikan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Singkil beserta jajarannya.

Example 300x600

Selanjutnya, rangkaian kegiatan hari raya tersebut diawali dengan pelaksanaan shalat Ied secara berjamaah yang diikuti dengan antusias oleh ratusan warga binaan.

Puncak Acara: Pembacaan Remisi yang Membahagiakan

Setelah shalat Ied selesai dilaksanakan, ratusan warga binaan tidak bergeming untuk beranjak dari shaf shalat Ied hingga upacara pemberian remisi dimulai.

Pada puncak acara, pembacaan remisi disampaikan langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Singkil yang didengarkan dengan seksama oleh seluruh warga binaan yang hadir.

Sebanyak 84 orang warga binaan tersenyum lebar setelah mengetahui mereka mendapatkan remisi lebaran, dengan rincian 61 orang mendapatkan remisi sebesar 1 bulan dan 22 orang mendapatkan remisi sebesar 15 hari.

Harapan Menteri agar Warga Binaan Memperbaiki Diri

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andriyanto, menyampaikan harapannya melalui pemberian remisi Idul Fitri ini. Beliau berharap seluruh warga binaan dapat menjadikan masa pidana di Rutan Singkil sebagai wadah untuk melakukan introspeksi diri atas segala kesalahan di masa lalu, memperbaiki diri, dan melakukan pertaubatan. Hal ini dilakukan agar kelak saat kembali berbaur dengan masyarakat, warga binaan dapat menjadi orang yang lebih baik.

Sebanyak 84 orang warga binaan tersenyum lebar setelah mengetahui mereka mendapatkan remisi lebaran, dengan rincian 61 orang mendapatkan remisi sebesar 1 bulan dan 22 orang mendapatkan remisi sebesar 15 hari.

Selain itu, Agus juga menekankan bahwa sejatinya setiap manusia tidak luput dari kesalahan, dan manusia yang baik adalah mereka yang menyadari kesalahan serta segera kembali ke jalan yang benar.

Dengan berperilaku baik dan tidak melanggar tata tertib yang berlaku, gangguan keamanan dapat diminimalisir sehingga tercipta lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh petugas maupun warga binaan, tutup Agus.

(Munawan Sahputra)

Editor: Redaksi

banner 120x600