Upaya penguatan kapasitas desa melalui studi banding kepala desa ke luar negeri, serta percepatan transformasi digital dan ekonomi hijau demi pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia.
Kabaraktual.online | Purwakarta – Pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) serta peluncuran program Retret Nasional BPD telah dihadiri secara langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. Acara berlangsung di kawasan Alun‑alun Purwakarta, hingga berita ini dirangkum Kabaraktual.online pada (14/7/26)
Peran Strategis BPD dan Asta Cita Presiden
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yandri menyampaikan keyakinannya bahwa kepengurusan baru PABPDSI di bawah pimpinan Fery Radiansyah akan semakin bersemangat dalam mengabdikan diri bagi kemajuan seluruh desa di Indonesia.
“Jumlah desa kita ada 75.266 dengan total anggota BPD hampir satu juta orang, ini merupakan kekuatan besar bangsa, oleh karena itu selalu lakukan yang terbaik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan BPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan Asta Cita ke‑6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Selanjutnya, arahan tersebut telah diturunkan kementerian menjadi 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia yang mencakup Desa Ekspor, Desa Wisata, Desa Tematik, hingga penguatan BUMDesa dan Koperasi Desa Merah Putih.
Semangat Kolaborasi Sebagai Super Team
Menteri Yandri menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk sinergi erat dengan PABPDSI.
“Kita terus berkolaborasi karena mengingat pesan Presiden Prabowo: kita bukan Superman, melainkan Super Team. Jika kita kompak, maka cita‑cita Indonesia Emas 2045 pasti dapat terwujud,” tegasnya.
Pihak Kementerian Desa pun dipastikan siap mendampingi dan bekerja sama penuh dengan organisasi dalam membangun desa di seluruh penjuru negeri.
Pesan Kepala Kantor Staf Presiden
Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina PP PABPDSI Dudung Abdurachman menegaskan bahwa BPD memegang peran paling depan dalam mengawal program prioritas pemerintah agar berjalan tepat sasaran.
“BPD berada di garis terdepan tata kelola desa, dan masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kemajuan seluruh desa yang menjadi rumah bagi sebagian besar saudara kita,” ujarnya.
Desa tidak sekadar wilayah administratif, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi yang berakar kuat pada nilai gotong royong, musyawarah, dan rasa saling percaya.
Kehadiran Pejabat Terkait
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, serta pejabat dari lingkungan KSP, Kemendagri, dan BNN. Mendampingi Menteri Yandri hadir pula Kepala Badan Pengembangan Informasi Mulyadin Malik dan Staf Ahli Sugito.
Editor: Redaksi












