Inhu/Riau, Kabaraktual.online – Pembangunan dan lanjutan rumah sehat, Lapangan Voli dan pagar di Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu, Riau yang di duga Mark Up serta penuh kejanggalan .
Adapun bidang pelaksanaan pembangunan Desa sbb : Lokasi : RT 001 RW 001, Kegiatan :lapangan volly &pagar lapangan, Volume /dimensi: 22 M X 12 M, Biaya pelaksanaan : Rp.196.280.000, Sumber dana dana desa APBN 2025, Waktu pelaksanaan : 60 hari kalender
Bidang : Pelaksanaan pembangunan desa
Kegiatan : pembangunan kelanjutan. Rumah sehat
Volume : 12 X 7 Meter
Biaya pelaksanaan : Rp.94.691.000
Sumber dana :dana desa APBN tahun 2025
Waktu pelaksanaan : 60 hari kalender
Pelaksana kegiatan (PK) : kasi kesejahteraan (Sri winanti)
Menurut ketua tim investigasi komando garuda sakti aliansi Indonesia Kabupaten Inhu Rudi Walker Purba proyek yang banyak menghabiskan uang negara itu diduga Mark Up serta banyak kejanggalan dan matrial yang di gunakan diduga tidak SNI begitu saat pencampuran hingga menyebabkan hasil bangunan tidak memuaskan, salah satunya banyak di temui retak rambut dan berbelang sebab adukan semen tidak merata.
“Ya, dugaan saya terjadi Mark up serta banyak kejanggalan dipapan informasi, kelanjutan rumah sehat tapi kenyataan dilapangan pembuatan paving blok yang mengerjakan bukan TPK tapi PK kasi kesejahteraan lama pelaksanaan juga tidak jelas banyak kejanggalan yang terjadi dengan kelanjutan rumah sehat,” kata Rudi Walker Purba saat pres rilisnya, pada Jumat 15/08/2025.
Lalu pembuatan lapangan volly dan pagar diduga Mark Up serta banyak kejanggalan juga salah satu contoh sebagai data pembanding di desa pauh peranap pembuatan lapangan volly juga Desa pauh peranap dengan volume : 24 M X 13 NM (tinggi pagar 4 M ) cuman biaya Rp.149.317.000, sedangkan redang Seko 22 M X 12 M biayanya Rp.194.280.000, ungkapnya.

Dalam waktu dekat, ungkap Rudi dan nama Tim investigasi komando garuda sakti aliansi Indonesia akan melaporkan perkara ini ke Inspektorat serta aparatur penegak Hukum (APH) segera memeriksa kades redang Seko jelas Rudi Walker Purba .
Kembali saat media menghubungi kades redang Seko dengan WhatsApp belum ada jawaban hingga berita ini di terbitkan. (Wan)











