ACEH SINGKIL, KabarAktual.Online – Sebuah kebahagiaan yang mendalam dirasakan oleh sejumlah keluarga yang memiliki anak penderita bibir sumbing, ketika program operasi yang diselenggarakan secara cuma-cuma di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil berhasil dilaksanakan dengan baik, di mana kegiatan ini dijadikan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun yang ke -27 bagi daerah tersebut, sehingga upaya yang dilakukan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka melainkan juga membawa dampak yang sangat berarti bagi kehidupan warga yang membutuhkan pertolongan medis. Di antara keluarga yang merasakan manfaat besar dari program tersebut adalah keluarga Rahmat Wahyuni yang berdomisili di Gampong Suka Damai, Kecamatan Singkil, yang putranya bernama Fahmi Aditia Safar yang baru berusia empat tahun turut menjadi salah satu peserta yang mendapatkan layanan pengobatan secara langsung dan menyeluruh dari tim medis yang telah disiapkan dengan matang.
Keluarga Merasakan Pertolongan Bagai Cahaya di Tengah Kegelapan
Pada awalnya, kekhawatiran yang mendalam pernah dirasakan oleh keluarga tersebut, karena kondisi bibir sumbing yang dialami oleh Fahmi telah ada sejak ia dilahirkan, di mana masalah ini tidak hanya memengaruhi penampilan fisik semata, melainkan juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri terkait dengan kesehatan tubuh serta proses tumbuh kembang yang akan dijalani oleh anaknya di masa mendatang. Sebelumnya, upaya penanganan telah dilakukan, di mana operasi pertama pernah dijalani oleh Fahmi di daerah Banda Aceh pada tahun yang lalu, akan tetapi dengan adanya kesempatan yang disediakan kali ini, langkah penyembuhan dapat dilanjutkan sehingga harapan akan kesembuhan yang sempurna pun kian terasa nyata.
Selanjutnya, Rahmat Wahyuni menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga karena program yang digelar tersebut dinilai telah menjadi pertolongan yang sangat berharga, terutama bagi keluarga yang sebelumnya menghadapi kesulitan dalam memenuhi biaya pengobatan yang dibutuhkan.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya operasi gratis ini. Layaknya cahaya ditengah kegelapan,” ujarnya dengan nada yang penuh kelegaan saat diwawancarai pada hari Sabtu, tanggal 25 April 2026.
Setelah proses operasi yang kedua ini selesai dilaksanakan, keyakinan yang kuat kini mulai tumbuh di dalam hatinya, di mana ia merasa semakin optimis bahwa kondisi kesehatan dan perkembangan anaknya akan menjadi semakin baik dari waktu ke waktu.
“Sekarang kami lebih percaya diri melihat masa depan anak. Semoga ke depan dia bisa tumbuh normal seperti anak lainnya,” tambahnya dengan penuh harapan yang tulus.
Apresiasi Diberikan Kepada Berbagai Pihak Pendukung
Tidak hanya rasa syukur yang diungkapkan, melainkan apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari Pemerintah Daerah Aceh Singkil, lembaga Baitul Mal, Dinas Kesehatan, hingga seluruh elemen masyarakat dan tenaga medis yang telah bekerja keras agar program ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Menurut penilaiannya, peringatan hari jadi daerah yang dilaksanakan kali ini bukan sekadar rangkaian acara yang bersifat seremonial dan hiburan semata, melainkan telah membuktikan bahwa perayaan tersebut benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan bantuan.
Lebih lanjut, harapan yang besar pun disampaikan agar kegiatan yang serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang, sehingga semakin banyak anak-anak yang menghadapi masalah kesehatan serupa dapat mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pengobatan yang layak tanpa harus terbebani oleh biaya yang mahal.
“Ini bukan sekadar perayaan, tapi benar-benar membantu kami. Kami sangat bersyukur,” tutupnya.
Pemerintah Tegaskan Kegiatan Sebagai Wujud Kehadiran Negara
Sebelumnya, pernyataan resmi juga telah disampaikan oleh Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, yang menyatakan bahwa kegiatan sosial seperti operasi bibir sumbing ini merupakan bukti nyata dari kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan dan kesehatan seluruh warga, khususnya generasi muda yang merupakan harapan masa depan daerah.
Kegiatan yang melibatkan sebanyak tujuh belas anak peserta ini dijelaskan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan bahwa setiap warga negara tanpa terkecuali mendapatkan akses yang sama terhadap layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
Ketika sedang melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan operasi pada hari Rabu sebelumnya, Bupati menyampaikan bahwa program ini diadakan sebagai bentuk nyata bahwa pemerintah hadir dan berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka peringatan hari jadi daerah haruslah memberikan dampak yang nyata dan berguna bagi kehidupan masyarakat, bukan hanya sekadar acara yang berlangsung sesaat tanpa meninggalkan manfaat apa pun.
“Perayaan ini harus memberi dampak nyata, bukan hanya seremonial,” tambahnya.
(Penulis: Munawan Sahputra)












