banner 728x250

Ledakan Guncang Teheran Saat AS-Israel Lanjut Serangan

Sejak hari Sabtu, bombardir yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan setidaknya 1.230 orang.
banner 468x60

Oleh: Tim Redaksi Kabaraktual.online

Tanggal: 5 Maret 2026

Example 300x600

Serangan Terus Berlanjut, Ribuan Warga Sipil Jadi Korban

IRAN – Ledakan dilaporkan terjadi di seluruh wilayah Iran, dan serangan baru di Teheran pun dilaksanakan oleh pasukan Israel. Sejak hari Sabtu, bombardir yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan setidaknya 1.230 orang.

Lebih dari 3.600 lokasi sipil juga telah dirusak akibat serangan yang dikaitkan dengan kedua negara tersebut, sebagaimana dinyatakan oleh angka yang dirilis oleh Bulan Sabit Merah Iran.

Di antara lokasi yang terkena dampak, terdapat 3.090 rumah, 528 pusat komersial, 13 fasilitas medis, dan sembilan pusat Bulan Sabit Merah Iran.

Beberapa rumah sakit besar bahkan mengalami kerusakan parah, sehingga beberapa pasien terluka saat struktur bangunan runtuh, dan beberapa fasilitas medis pun tidak dapat beroperasi lagi.

Laporan mengenai kerusakan ini pun telah diserahkan oleh Bulan Sabit Merah Iran kepada Komite Internasional Palang Merah (International Comittee of the Red Cross, ICRC) dan badan internasional lainnya untuk kemungkinan tindakan hukum.

Lebanon Juga Terkena Dampak, Korban Jiwa Terus Bertambah

Selain di Iran, serangan juga dilancarkan oleh pasukan Israel ke Lebanon. Sejak hari Senin, serangan tersebut telah menewaskan 102 orang dan melukai 638 orang lainnya.

Peringatan keras pun disampaikan oleh Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan jauh, Bezalel Smotrich, bahwa seluruh pinggiran selatan Beirut akan menghadapi kehancuran yang mirip dengan Gaza.

Perintah pemindahan paksa untuk seluruh wilayah tersebut pun telah dikeluarkan oleh tentara Israel. Selain itu, seorang komandan Hamas bernama Wasim Attallah Ali juga telah ditargetkan dan dibunuh oleh tentara Israel di kota Tripoli yang terletak di utara Lebanon.

Rantai Pasokan Kemanusiaan Terganggu, Operasi WHO Dihentikan

Perang yang terjadi di Timur Tengah telah menyebabkan operasi di pusat logistik darurat global WHO di Dubai ditangguhkan.

Hal ini disebabkan oleh ketidakamanan, penutupan ruang udara, dan pembatasan yang memengaruhi akses ke Selat Hormuz.

Sebagaimana dijelaskan oleh pejabat WHO, gangguan ini telah mencegah akses ke pasokan kesehatan kemanusiaan senilai 18 juta dolar AS, sementara pengiriman lain senilai 8 juta dolar AS tidak dapat mencapai pusat tersebut. Rantai pasokan kesehatan kemanusiaan pun kini terancam terputus.

Perkembangan Lain di Wilayah, Ancaman dan Penolakan Tanggung Jawab

Sistem pertahanan udara di Uni Emirat Arab (UEA) sedang menanggapi ancaman rudal dan drone yang masuk dari Iran.

Masyarakat pun diinstruksikan untuk mematuhi langkah-langkah keamanan dan keselamatan. Di sisi lain, sebagian ruang udara selatan Azerbaijan yang terletak di dekat perbatasan Iran telah ditutup selama 12 jam.

Hal ini dilakukan setelah Azerbaijan melaporkan bahwa drone Iran telah melintasi perbatasan dan menyerang wilayah di eksklave otonom Nakhchivan, sehingga infrastruktur rusak dan warga sipil terluka.

Namun, tanggung jawab atas insiden tersebut ditolak oleh Iran, yang menyatakan bahwa mereka tidak menyerang negara tetangga.

Reaksi Politik Terjadi, Resolusi Kekuasaan Gagal di Senat AS

Pujian diberikan oleh Presiden AS Donald Trump terhadap kinerja pasukan AS dalam perang ini, dan ia berjanji untuk terus maju. Namun, sebuah resolusi yang bertujuan untuk membatasi kekuasaan Trump dalam perang Iran gagal diloloskan di Senat AS dengan hasil pemungutan suara prosedural 47 berbanding 52.

Namun, sebuah resolusi yang bertujuan untuk membatasi kekuasaan Trump dalam perang Iran gagal diloloskan di Senat AS dengan hasil pemungutan suara prosedural 47 berbanding 52.

Meskipun demikian, pemungutan suara terpisah di DPR diperkirakan akan dilakukan. Selain itu, setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan AS-Israel, putranya, Mojtaba Khamenei, muncul sebagai calon pengganti yang potensial dan juga telah menjadi target serangan AS atau Israel.

banner 120x600