Kabaraktual.online|Mimika – Apresiasi dan dukungan disampaikan oleh tokoh agama Hindu di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Pinandita I Made Kembardana, terhadap kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penilaian positif ini disampaikan secara resmi di hadapan umat di lingkungan Pura SP 4, Kabupaten Mimika, pada hari Minggu, 21 Juni 2026.
Penilaian Positif Terhadap Cara Penanganan Masalah
Menurut pengamatan yang dilakukan baik secara langsung maupun melalui pemberitaan, Pinandita I Made Kembardana menilai bahwa pendekatan yang diterapkan oleh jajaran Satgas telah berjalan dengan sangat baik.
Ia menyebutkan bahwa prinsip dialog, cara yang bersifat membujuk secara halus, serta perhatian terhadap nilai-nilai kemanusiaan menjadi kunci utama yang berhasil membangun rasa saling percaya dan hubungan yang harmonis dengan warga masyarakat setempat.
“Pendekatan yang mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan menjadi langkah yang tepat dalam membangun kepercayaan serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Papua,” ujarnya.
Dukungan Terhadap Penegakan Hukum yang Profesional
Lebih lanjut, dukungan penuh juga diberikan terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan. Ditegaskan bahwa tindakan yang diambil secara cermat, terukur, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sangat diharapkan guna menjaga agar kondisi lingkungan tetap aman dan nyaman bagi seluruh lapisan warga.
Sebagai tokoh agama, ia menyampaikan harapan agar setiap permasalahan yang muncul di wilayah tersebut senantiasa diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kedamaian, karena diyakini bahwa penyelesaian dengan cara kekerasan hanya akan melahirkan masalah baru yang tidak memiliki solusi jangka panjang.
Ajakan Menjaga Persatuan dan Keutuhan
Selain itu, Pinandita juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya atau yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan latar belakang, seluruh warga pada hakikatnya merupakan saudara sebangsa dan setanah air yang wajib saling menghormati serta menjaga kebersamaan.
Di akhir pernyataannya, ia memanjatkan doa agar seluruh persoalan yang ada dapat segera teratasi dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan tenang dan fokus dalam membangun masa depan yang lebih cerah bagi tanah Papua dan Indonesia secara keseluruhan. (H.R)
Editor : Redaksi












