Kabaraktual.online |Jakarta – Pelaksanaan Diskusi Publik yang digelar oleh Forum Masyarakat Peduli Lingkungan atau FORMAPEL di ruang pertemuan lantai 14 Kantor Wali Kota Jakarta Utara diketahui menuai sorotan.
Keluhan dilontarkan oleh sejumlah awak media yang hadir, yang menilai terdapat ketidaksesuaian antara komitmen yang disampaikan sebelumnya dengan kenyataan pelayanan dan komunikasi yang diberikan oleh panitia penyelenggara di lapangan yang di taja pada Kamis kemarin.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sejumlah jurnalis merasa bahwa layanan yang diterima tidak berjalan secara optimal, Sabtu, 20/06/2026.
Di samping itu, komunikasi yang terjalin dinilai kurang efektif sehingga menimbulkan rasa kecewa. Akibatnya, hubungan kemitraan yang seharusnya terjalin harmonis antara penyelenggara dan mitra media dianggap terganggu. Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu kesalahpahaman yang lebih luas, menurunkan citra organisasi di mata publik, serta mengurangi tingkat kepercayaan peserta dan pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Seorang pengamat pelayanan publik menegaskan bahwa setiap penyelenggara acara yang melibatkan banyak pihak wajib mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas.
Komitmen yang telah disampaikan kepada peserta maupun mitra kerja hendaknya dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi negatif. Lebih lanjut dijelaskan bahwa pihak yang merasa dirugikan berhak menyampaikan pengaduan terlebih dahulu kepada panitia untuk mendapatkan klarifikasi.
Apabila belum tercapai kesepahaman, pengaduan dapat diteruskan ke instansi yang berwenang. Secara hukum, ketidakterpenuhan kesepakatan dapat dikaji sebagai bentuk wanprestasi, meskipun hal tersebut tetap memerlukan bukti yang sah dan mekanisme penilaian hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia FORMAPEL maupun pihak yang disebut dalam keluhan belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Sesuai ketentuan Undang-Undang Pers, media ini tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi hak jawab dan klarifikasi dari semua pihak yang terkait demi menjaga keseimbangan informasi yang disajikan kepada publik. (H.R)
Editor: Redaksi












