banner 728x250

Bupati Sambas Buka MTQ ke-33 Kecamatan Jawai Diikuti 217 Peserta

Ketua Panitia Pelaksana, Nanang Kurniawan, S.Sos., melaporkan bahwa perhelatan tahun ini mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan di wilayah tersebut.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Sambas – Suasana yang khidmat dan dipenuhi semangat keagamaan terasa begitu kental di halaman Kantor Camat Jawai, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Pada hari Minggu, 21 Juni 2026, Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Kecamatan Jawai.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 20 hingga 27 Juni 2026 tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi, Sekretaris Daerah Fery Madagaskar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Rekor Keikutsertaan dan Penyelenggaraan Berkualitas

Example 300x600

Ketua Panitia Pelaksana, Nanang Kurniawan, S.Sos., melaporkan bahwa perhelatan tahun ini mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan di wilayah tersebut.

Sebanyak 217 orang peserta yang berasal dari 13 desa berbeda turut berkompetisi dalam sembilan cabang perlombaan yang disediakan.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kabupaten Sambas, Ir. H. Hasanusi, M.M., yang menilai kesiapan panitia dan kemegahan acara telah memenuhi standar pelaksanaan di tingkat kabupaten.

Menyaksikan kerapian penyelenggaraan dan tingginya antusiasme masyarakat, Bupati Satono turut memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras panitia yang telah bekerja siang dan malam. Penataan serta pelaksanaannya terlihat begitu baik, bahkan suasananya sudah setara dengan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten,” ujarnya.

Makna Spiritual dan Dampak Ekonomi Positif

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar ajang perlombaan belaka, melainkan memiliki makna yang jauh lebih luas sebagai sarana untuk memperkuat persaudaraan sesama umat beragama dan sesama manusia tanpa membedakan latar belakang.

Selain nilai rohani, kegiatan ini juga dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.

“Perhelatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengembangkan usahanya, sehingga roda perekonomian di desa ikut bergerak lebih dinamis selama acara berlangsung,” tambahnya.

Prosesi Pembukaan yang Khidmat

Peresmian dibuka secara simbolis melalui penekanan tombol sirine secara bersama-sama oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari ribuan warga yang hadir.

Acara ditutup dengan pengibaran bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an secara khidmat oleh Pasukan Pengibar Bendera, yang menandai dimulainya persaingan yang sehat antar para pembaca Al-Qur’an terbaik se-Kecamatan Jawai. (Red)

banner 120x600