Peristiwa ini merupakan gempa sudah beberapa kali yang tercatat di kawasan perairan Sulawesi Utara dalam waktu singkat, setelah gempa berkekuatan 4,9 SR yang sebelumnya dilaporkan terjadi di arah barat laut Tahuna pada awal bulan Juli 2026.
Kabaraktual.online | Manado – Informasi terjadinya gempa bumi yang mengguncang wilayah perairan utara Sulawesi telah disampaikan secara resmi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Rabu, 8 Juli 2026, tepatnya pukul 14.49.42 WIB.
Peristiwa ini dicatat memiliki kekuatan sebesar Magnitudo 3,9 dengan pusat gempa yang terletak pada koordinat 5,23 derajat Lintang Utara dan 125,50 derajat Bujur Timur, atau berjarak sekitar 180 kilometer ke arah Timur Laut dari Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Kedalaman Pusat Gempa dan Status Data
Sementara itu, kedalaman pusat gempa dikonfirmasi berada sejauh 10 kilometer di bawah permukaan laut. Perlu diketahui bahwa pemberitahuan ini diprioritaskan untuk disebarluaskan secara cepat kepada masyarakat, sehingga data yang diolah saat ini belum bersifat stabil dan masih memungkinkan terjadinya perubahan seiring dengan kelengkapan informasi yang diterima oleh tim pengamat.
Belum Ada Potensi Tsunami dan Laporan Kerusakan
Selanjutnya, hingga saat ini belum ditemukan indikasi yang mengarah pada potensi terjadinya tsunami akibat peristiwa tersebut.
Selain itu, belum ada laporan resmi yang diterima mengenai adanya dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa di wilayah terdekat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan senantiasa memantau perkembangan data resmi dari BMKG. (Red)












