Penyelenggaraan ini menjadi kelanjutan upaya modernisasi pendidikan kepolisian yang terus didorong, mulai dari peresmian Laboratorium Sosial Sains, penyempurnaan seleksi taruna berbasis teknologi kedokteran, hingga persiapan kurikulum baru yang akan diterapkan pada tahun 2027.
Kabaraktual.online | Semarang – Upacara penutupan pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 telah dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di lingkungan Kompleks Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Dalam kesempatan bersejarah tersebut, amanat resmi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dibacakan kepada 282 calon perwira remaja yang telah menyelesaikan masa pendidikan selama tiga tahun sejak tahun 2023 hingga 2026.
Ucapan Selamat dan Pesan Khusus bagi Peraih Prestasi
“Selamat dan sukses kami ucapkan kepada 282 Capaja yang telah berhasil menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan dengan hasil yang memuaskan. Keberhasilan ini merupakan buah nyata dari kerja keras, kedisiplinan tinggi, serta dedikasi tanpa henti yang telah kalian tunjukkan selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara,” demikian amanat Kapolri yang disampaikan Wakapolri.
Secara khusus, apresiasi tinggi juga ditujukan kepada para lulusan terbaik yang menyandang predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.
Wakapolri mengingatkan agar prestasi ini tidak menjadikan alasan berpuas diri, melainkan dijadikan motivasi untuk terus mengasah kemampuan, menjaga integritas, serta senantiasa menjunjung tinggi kehormatan institusi Polri.
Semangat Baru Bagi Seluruh Lulusan
Sementara itu, bagi para calon perwira yang belum meraih penghargaan khusus, disampaikan pesan agar tidak berkecil hati.

Perjalanan ini dinilai baru merupakan langkah awal karier yang panjang, di mana peluang untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi gemilang masih terbuka lebar di setiap tugas yang akan diemban di masa mendatang.
Diketahui bahwa batalyon taruna angkatan ini diberi nama Ksatriya Hawin Sarwahita, yang terdiri dari 249 taruna pria dan 33 taruni wanita. (H.R)












