banner 728x250

Kartini DAY Diselenggarakan Gelar Semangat Literasi Perempuan

Camat Jatinegara, yaitu Ibu Dr. Endang Kartika W., S.K.M., M.M., beserta jajaran FKDM Provinsi DKI Jakarta, yang telah bersatu padu mewujudkan tekad bersama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya membaca
banner 468x60

JAKARTA TIMUR, KABARAKTUAL.ONLINE – Sebuah kegiatan peringatan Hari Kartini yang bertajuk “Kartini dan Literasi Pencerdasan Kaum Perempuan” telah diselenggarakan dengan sukses oleh DPC Pergerakan Sarinah Jakarta Timur bersama dengan koalisi organisasi pemuda dan masyarakat setempat, yang dijadikan sebagai wadah refleksi mendalam atas perjuangan panjang R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak akses pengetahuan yang setara bagi seluruh kaum perempuan di tanah air. Kegiatan yang sarat makna tersebut telah dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 26 April 2026, di dalam ruangan Aula Kecamatan Jatinegara yang telah disiapkan sedemikian rupa agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib, khidmat, dan dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta yang hadir dari berbagai kalangan.

Sinergi Lembaga Wujudkan Komitmen Bersama

Example 300x600

Acara ini telah dirancang sebagai bentuk kerja sama yang strategis dan terstruktur antara empat lembaga yang memiliki visi sejalan, di mana DPC Pergerakan Sarinah Jakarta Timur ditetapkan sebagai pihak yang memprakarsai penyelenggaraan, kemudian diikuti oleh dukungan penuh dari Sarinah GMNI Jakarta Timur, FKDM Kecamatan Jatinegara, serta FTBM Jakarta Timur yang telah berkontribusi dalam berbagai aspek persiapan hingga pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, dukungan yang tidak kalah penting juga telah diberikan secara langsung oleh Camat Jatinegara, yaitu Ibu Dr. Endang Kartika W., S.K.M., M.M., beserta jajaran FKDM Provinsi DKI Jakarta, yang telah bersatu padu mewujudkan tekad bersama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya membaca dan mempelajari ilmu pengetahuan, sekaligus memperkuat kedudukan serta peran aktif kaum perempuan dalam berbagai aspek kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam laporan yang disampaikan, inti dari penyelenggaraan kegiatan ini telah diungkapkan oleh Ketua Pelaksana, Reva Pasaribu, yang menyatakan bahwa tujuan utama yang ingin dicapai adalah membangkitkan kembali semangat perjuangan yang dicontohkan oleh R.A. Kartini, yang mana nilai-nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan upaya kesetaraan kedudukan secara formal, melainkan juga menekankan betapa pentingnya penguasaan pengetahuan dan pembentukan kesadaran berfikir yang tajam bagi setiap individu perempuan di masa kini.

Pandangan Kritis Atas Kondisi Pendidikan

Sejalan dengan pemikiran yang telah disampaikan sebelumnya, pandangan yang mendalam juga telah dikemukakan oleh Adhi Ayoe Yanthy yang menjabat sebagai Majelis Penasehat DPP Pergerakan Sarinah sekaligus Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta, yang dalam sambutannya memberikan penilaian kritis terhadap keadaan dunia pendidikan yang terjadi saat ini di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa meskipun banyak lembaga pendidikan telah didirikan dan dibangun di berbagai daerah, sistem pendidikan yang benar-benar mampu mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk karakter yang kuat belum sepenuhnya diwujudkan secara nyata, bahkan dalam beberapa hal justru dinilai masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan visi dan langkah strategis yang telah dirintis oleh R.A. Kartini di masa lalu, yang pada usia dua belas tahun saja telah berhasil membangun jaringan kerja sama internasional demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Secara resmi, acara tersebut telah dibuka oleh Ketua DPC Pergerakan Sarinah Jakarta Timur, Tiarma Simanjuntak, yang menegaskan bahwa pemikiran-pemikiran yang ditinggalkan oleh R.A. Kartini perlu ditafsirkan dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan zaman, sehingga kaum perempuan masa kini dapat berperan serta secara aktif dalam membahas dan menyelesaikan berbagai persoalan publik serta memberikan sumbangan pemikiran dan tenaga yang berarti dalam upaya pembangunan yang berlandaskan pada penguasaan ilmu pengetahuan.

Nilai-nilai sejarah yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan ini kemudian diperkuat melalui pembacaan teks berisi pesan-pesan perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang telah disampaikan dengan penuh penghayatan oleh Umy Syahroh, S.Pd.I., yang bertindak selaku Ketua TBM Welaga Waru Jakarta Timur.

Melalui serangkaian kegiatan yang berfokus pada aspek literasi ini, diharapkan kesadaran berfikir yang kritis akan tumbuh di dalam diri setiap perempuan, sehingga mereka mampu merespons berbagai masalah sosial yang ada dengan cara-cara yang tepat, memberikan solusi yang baik, serta mampu mempertahankan hasil-hasil positif yang telah dicapai dalam jangka waktu yang panjang.

Diskusi Mengupas Tantangan Zaman

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai dilaksanakan, kegiatan kemudian dilanjutkan menuju sesi diskusi utama yang telah dipandu dengan baik oleh moderator Hanifathul Maula yang menjabat sebagai Wakil Bidang Seni dan Budaya GMNI Jakarta Timur, di mana tiga orang narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing telah menyampaikan pandangan yang tajam dan mendalam mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya peningkatan literasi di masa kontemporer saat ini.

Pertama, pandangan telah disampaikan oleh Dr. Endang Kartika W., S.K.M., M.M. selaku Camat Jatinegara, yang memperingatkan akan bahaya yang ditimbulkan oleh kebiasaan menggunakan perangkat gawai secara berlebihan, yang menurutnya memerlukan penanganan yang melibatkan berbagai bidang keilmuan, mulai dari pendekatan psikologis hingga penyusunan peraturan yang jelas yang dapat ditetapkan oleh lembaga pemerintah yang berwenang, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kemudian, pandangan kedua telah dikemukakan oleh Tika Dian Pangastuti dari Pergerakan Sarinah, yang menekankan bahwa kemampuan memahami dan menggunakan ilmu pengetahuan serta informasi merupakan modal dasar yang wajib dimiliki oleh setiap individu, agar mereka mampu mengolah berbagai data yang diterima dengan cara yang akurat serta mampu memanfaatkan seluruh potensi dan kemampuan yang ada dalam diri manusia secara optimal. Terakhir, penjelasan telah disampaikan oleh Sarinah Salo yang menjabat sebagai Wakil Bidang Pergerakan Sarinah DPP GMNI, yang menambahkan bahwa kemampuan berliterasi merupakan hal yang sangat penting dan dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan jenis kelamin, baik bagi perempuan maupun laki-laki, guna mewujudkan proses pembangunan yang adil, merata, dan dapat dinikmati oleh seluruh warga negara.

Dengan mengusung semangat kebersamaan yang tertuang dalam kalimat “Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang”, kegiatan yang telah diselenggarakan ini diharapkan mampu melahirkan generasi perempuan yang cerdas, memiliki wawasan yang luas, serta mampu berperan aktif dan berdaya guna dalam kehidupan bermasyarakat.

Seluruh rangkaian acara tersebut telah dihadiri oleh sejumlah undangan yang berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan unsur masyarakat yang ada di lingkungan Kecamatan Jatinegara, yang turut berpartisipasi dalam mendukung keberhasilan kegiatan yang bernilai luhur ini. (TS/MEGY)

Editor: Redaksi

banner 120x600