banner 728x250

Presiden Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Hilirisasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membahas sejumlah agenda strategis
banner 468x60

Kabaraktual.Online | JakartaMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membahas sejumlah agenda strategis di bidang energi dan pengolahan sumber daya alam.

Pertemuan penting tersebut diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026, di mana arahan tegas diberikan guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih bergejolak.

Example 300x600

Dalam keterangannya usai pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa Presiden memerintahkan agar pengembangan sumber energi alternatif segera dipercepat sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakpastian situasi dunia.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah percepatan program peralihan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) menuju Compressed Natural Gas (CNG), yang dijadikan bagian penting dari upaya diversifikasi energi agar tidak bergantung pada satu jenis sumber daya saja.

Selain itu, kebutuhan akan pendataan menyeluruh di sektor pertambangan juga ditekankan untuk memastikan pengelolaan yang lebih tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Evaluasi mendalam juga dilakukan terkait kesiapan pasokan energi nasional, mencakup aspek kelistrikan serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami fokus pada tiga hal utama: percepatan peralihan LPG ke CNG, pendataan menyeluruh sektor pertambangan, dan memastikan kesiapan pasokan listrik serta BBM,” jelas Bahlil.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan penyesuaian harga terhadap BBM bersubsidi maupun LPG bersubsidi, guna melindungi daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang ada.

“Harga untuk kategori bersubsidi tetap dipertahankan dan tidak ada perubahan, sedangkan untuk jenis non‑subsidi akan disesuaikan mengikuti perkembangan harga pasar internasional,” ungkap Bahlil. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perhatian pemerintah agar beban ekonomi rakyat tidak semakin berat.

Menyikapi isu terkait pasokan batu bara untuk pembangkit listrik, Bahlil menegaskan bahwa stok dalam kondisi aman dan telah terpenuhi sesuai target penugasan sebanyak 170 juta ton. Apabila terdapat gangguan teknis pada sejumlah mesin pembangkit, hal tersebut akan segera ditangani dan diselesaikan secara cepat oleh pihak terkait agar tidak mengganggu distribusi listrik kepada masyarakat.

Melalui serangkaian kebijakan dan langkah nyata ini, pemerintah bertekad untuk terus memperkuat ketahanan energi, mempercepat hilirisasi, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga. Hal ini dilakukan demi mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

Editor : Redaksi

banner 120x600