Kabaraktual.online | Kuantan Singingi – Rumah kediaman berinisial ICN di Desa Banjar Lopak, Kecamatan Benai, Kuantan Singingi, kini menjadi sorotan warga setempat.
Diduga lokasi tersebut telah lama dijadikan tempat pemurnian emas tanpa izin resmi, yang mengambil bahan baku dari hasil penambangan tradisional atau yang dikenal warga sebagai hasil “peti”, Kamis (6/8/2026).
📌Baca Juga :
🔗 Kapolda Riau Jadi Narasumber Peluncuran Sekolah Pemilu Hijau, Perkuat Demokrasi Ramah Lingkungan Lewat Green Policing
Sudah Berlangsung Lama, Diduga Miliki Rakit Dompeng
Warga sekitar yang enggan disebut namanya mengungkapkan praktik ini sudah berjalan cukup lama namun belum pernah mendapat tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
“Selain menampung dan memurnikan emas, ICN juga diduga memiliki beberapa rakit dompeng,” ungkapnya.
Menurut keterangan warga, lokasi sering tutup saat ada kabar razia, namun pada hari biasa sangat ramai. Bahkan para penambang kerap membawa hasil tambang langsung ke rumah ICN untuk diproses.
📌Baca Juga :
🔗 Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Tramadol & Hexymer Disita
Gunakan Bahan Beracun, Udara Tercemar & Ganggu Pernapasan
Kekhawatiran warga makin meningkat karena proses pemurnian diduga menggunakan Natrium Sianida (NaCN) serbuk putih yang sangat reaktif dan berbahaya, serta air raksa. Kedua bahan beracun ini dipakai untuk melarutkan dan memisahkan butiran emas dari batuan.
Akibatnya, udara di lingkungan sekitar terasa tercemar tajam. Warga mengeluhkan gangguan pernapasan yang mulai dirasakan perlahan-lahan dan khawatir dampak racun akan merusak kesehatan jangka panjang serta merusak lingkungan alam sekitar.
📌Baca Juga :
🔗 Kunjungi Dankorps Brimob Polri, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Perkuat Soliditas TNI–Polri
Warga Minta Polsek Benai & Kapolres Kuansing Turun Tangan
Atas kekhawatiran bahaya yang mengancam kesehatan dan ketidakpatuhan terhadap peraturan pertambangan, warga meminta Kapolres Kuantan Singingi cq Polsek Benai segera turun meninjau lokasi tersebut.
Warga berharap jika dugaan terbukti secara hukum, pelaku dapat segera mempertanggungjawabkan perbuatannya dan praktik berbahaya ini dihentikan demi keselamatan bersama. (Tim)
Editor : Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












