Kabaraktual.Online | Jakarta – Sejumlah massa yang awalnya berniat menyampaikan aspirasi di kawasan Bundaran HI dijaga ketat oleh personel kepolisian, namun sempat dihentikan karena dinyatakan belum memiliki izin resmi untuk penyampaian pendapat.
Akhirnya, pergerakan mereka dialihkan oleh aparat menuju kawasan Jalan MH Thamrin. Di lokasi baru tersebut, massa sedang berkumpul di bawah pengawasan ketat aparat keamanan, didampingi tim medis dan relawan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026, dan diperkirakan jumlah peserta aksi akan terus bertambah hingga pukul 20.00 WIB.
Hingga saat ini, belum ada perwakilan dari pemerintah pusat yang terlihat menemui massa yang berkumpul; hanya jajaran kepolisian yang terpantau hadir dan melakukan pengawasan.
Akibat aktivitas tersebut, arus lalu lintas di sepanjang Jalan MH Thamrin menuju Jalan Sudirman terpantau lumpuh total dan belum dapat berjalan lancar.
Kawasan Bundaran HI dijaga secara ketat oleh petugas guna memastikan ketertiban umum dan mencegah gangguan terhadap aktivitas perekonomian serta kepentingan masyarakat di sekitarnya.
Meskipun sempat tetap berusaha menuju lokasi tersebut, massa akhirnya dipahamkan dan diarahkan mengingat peraturan yang berlaku mewajibkan adanya pemberitahuan dan izin terlebih dahulu sebelum melaksanakan aksi di tempat umum.
Selanjutnya, lokasi di Jalan MH Thamrin ditetapkan sebagai titik penyampaian aspirasi yang diperbolehkan sesuai ketentuan.

Di sana, keamanan tetap dijaga secara ketat, sementara tim medis dan relawan telah bersiaga untuk memberikan pertolongan pertama apabila dibutuhkan. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu menjaga situasi agar tetap aman, tertib, dan terkendali selama aksi berlangsung.
Adapun informasi yang dihimpun Kabaraktual.online di lapangan, massa diduga menyampaikan tuntutan terkait kebijakan pemerintah di bidang ekonomi, khususnya menyangkut harga sembako, bahan bakar minyak, dan stabilitas perekonomian nasional. (H.R)
Editor: Redaksi












