Kabaraktual.online | Jakarta Utara – Enam orang pemuda telah diamankan secara berurutan dalam dua penindakan terpisah yang dilakukan oleh Tim Patroli Gabungan Kompi 4 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Utara, sejak dini hari hingga Sabtu pagi, 18 Juli 2026.
Langkah ini merupakan wujud nyata peningkatan kewaspadaan dan penegakan hukum di wilayah yang rawan gangguan keamanan.
📌Baca Juga:🔗 Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Cipayung Waktu Dini Hari
Penindakan Pertama di Pademangan
Tiga orang pemuda awalnya diamankan saat pemeriksaan dilaksanakan di kawasan SPBU Rajawali, Pademangan. Ketiganya diketahui sempat berusaha melarikan diri saat melihat kedatangan petugas, namun segera berhasil diamankan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keterangan yang diberikan masih terus didalami guna mengungkap dugaan keterlibatan mereka dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Selanjutnya, ketiga pemuda tersebut diserahkan kepada pihak Polsek Pademangan untuk menjalani proses penyelidikan lebih mendalam guna mengungkap keterkaitan dengan peristiwa pidana lain yang terjadi di wilayah tersebut.
Penindakan Kedua di Tanjung Priok
Beberapa jam kemudian, tim patroli kembali melakukan penindakan terhadap tiga orang pemuda lain yang ditemui di Jalan Jati V, Tanjung Priok.
Dalam penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan dua klip yang berisi bahan yang diduga merupakan tembakau sintetis.
Barang bukti tersebut segera diamankan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut, sementara ketiga pemuda diserahkan kepada Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara guna diproses sesuai ketentuan peraturan perundang‑undangan yang berlaku.
📌Baca Juga: 🔗 Polsek Tambun Selatan Perkuat Patroli Malam Tambun Utara
Komitmen Pengamanan dan Imbauan Masyarakat
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menyatakan bahwa operasi kepolisian yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini merupakan gabungan antara upaya pencegahan sekaligus penindakan tegas terhadap segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kehadiran personel di lapangan bertujuan membatasi ruang gerak pelaku kejahatan serta memberikan rasa aman maksimal kepada masyarakat. Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan melalui edukasi, pengawasan keluarga, serta kepedulian seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Peningkatan intensitas patroli akan terus dilakukan, terutama di titik‑titik yang dinilai rawan kejahatan jalanan maupun penyalahgunaan narkotika. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban umum. [H.R]
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












