Bersama pihak Georgia, kedua negara membahas pengelolaan layanan publik terpadu. Konsep Balai Layanan Publik yang diterapkan di negara tersebut telah menjadi rujukan bagi pengembangan Mal Pelayanan Publik di Indonesia
Kabaraktual.online |Jakarta/Tbilisi – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terus mempercepat perubahan tata kelola pemerintahan demi menghadirkan pelayanan yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.
Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menjelaskan bahwa langkah strategis dilakukan melalui perluasan kerja sama internasional, mencakup pertukaran pengalaman dan pembelajaran baik dengan berbagai negara maupun lembaga dunia.
Dalam rangkaian kunjungan kerja pada 23–25 Juni 2026, Wamen Purwadi bertemu perwakilan Pemerintah Georgia, Brasil, Timor‑Leste, serta Program Pembangunan Perserikatan Bangsa‑Bangsa.
Ia menegaskan bahwa kemajuan pelayanan publik memerlukan kolaborasi berkelanjutan, di mana setiap negara memiliki praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai kondisi masing‑masing.
Pertukaran Pengalaman dan Inovasi
Bersama pihak Georgia, kedua negara membahas pengelolaan layanan publik terpadu. Konsep Balai Layanan Publik yang diterapkan di negara tersebut telah menjadi rujukan bagi pengembangan Mal Pelayanan Publik di Indonesia.
Sementara itu, pembahasan dengan Brasil difokuskan pada penguatan ekosistem inovasi pemerintahan, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kemampuan aparatur negara.
Pertemuan dengan Timor‑Leste menjadi wadah berbagi berbagai terobosan Indonesia, mulai dari Mal Pelayanan Publik, layanan versi digital, hingga mekanisme pengaduan masyarakat dan pengukuran kepuasan pengguna layanan.
Kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama agar pelayanan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Selain itu, Kementerian PANRB juga menjajaki kerja sama dengan UNDP untuk mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi di tengah sistem pemerintahan yang bersifat desentralisasi, serta pengembangan kebijakan yang lebih adaptif.

“Tujuan utama seluruh langkah ini adalah agar kita dapat terus belajar dan berinovasi, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi,” ujar Purwadi. (Red)












