Kabaraktual.online | Manggarai Barat, NTT – Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) secara cepat dan terpadu, mulai dari pembentukan posko bencana terpadu hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur utama.
Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno usai memimpin rapat koordinasi penanganan darurat pascabencana di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026).
📌Baca Juga :
Posko Terpadu Segera Beroperasi, Bantuan Logistik Dikonsolidasikan
“Posko nasional sudah terbentuk pada hari kedua pascabencana. Bantuan logistik dari Jakarta dan daerah lain akan dikonsolidasikan di Halim Perdanakusuma sebelum dikirim ke NTT,” jelas Menteri Pratikno.
Prioritas: Selamatkan Warga & Pulihkan Infrastruktur Utama
📌Baca Juga :
Pada tahap tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan penyelamatan warga serta pemulihan infrastruktur vital agar segera berfungsi kembali.
Jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, dan jaringan komunikasi menjadi fokus utama pemulihan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
“Yang utama adalah menyelamatkan warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional. Semuanya harus dipulihkan secepat mungkin,” tegasnya.
📌Baca Juga :
🔗 Semarak HUT ke-81 RI, Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Pemulihan Berkelanjutan & Bangun Ketangguhan Bencana
Pemerintah juga berkomitmen melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketangguhan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana di masa depan.
“Bencana tidak bisa sepenuhnya dihindari, tapi kita harus membangun pemerintah daerah, masyarakat, dan infrastruktur yang tangguh,” ungkap Pratikno.
📌Baca Juga :
🔗 Semarak HUT ke-81 RI, Polri Gerakkan 44 Truk Bantuan Serentak untuk Korban Gempa Flores NTT
Sinergi Seluruh Pihak Kunci Kecepatan Penanganan
Menteri Pratikno menegaskan kehadiran penuh jajaran pemerintah pusat di lokasi bencana menunjukkan keseriusan negara. Sinkronisasi antar lembaga menjadi kunci agar sumber daya yang besar dapat dikelola secara tepat sasaran.
“Pemerintah pusat full team hadir ke sini. Sinkronisasi sangat penting karena sumber daya untuk tanggap darurat maupun rehab-rekon sangat besar,” ucapnya.
Menutup pernyataan, Menteri Pratikno menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi dengan pemerintah daerah dan pusat untuk mempercepat penanganan bencana.
“Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban. Mari kita bersinergi untuk segera melakukan aksi cepat tanggap darurat dan mendukung percepatan rehab-rekon di NTT,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












