banner 728x250

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Binjai, Polri Diduga Tutup Mata

"BIG GAME CODET FARM Medan Cup" Diklaim Punya Izin, Peserta dari Thailand Sudah Tiba
banner 468x60

KABARAKTUAL.ONLINE | BINJAI — Perjudian jenis laga ayam diduga kian subur di Kota Binjai, Sumatera Utara. Kegiatan yang dikelola oleh dua orang berinisial Codet dan Aan bahkan mengundang peserta dari luar negeri dan dijadwalkan digelar pada Minggu, 20 September 2026, di Jalan Sinabung, Kelurahan Binjai Estate serta wilayah Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan.

“BIG GAME CODET FARM Medan Cup” Diklaim Punya Izin, Peserta dari Thailand Sudah Tiba

Example 300x600

📌 Baca Juga : 📎 Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal Kacang Tanah, 49,85 Ton Disita

Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat (18/9/2026) melalui unggahan di sejumlah media sosial, pertandingan bernama “BIG GAME CODET FARM Medan Cup” menawarkan hadiah berupa sepeda motor. Tak hanya warga lokal, peserta penantang dari Thailand dilaporkan telah tiba di Sumut lengkap dengan ayam aduan mereka.

Kegiatan ini diduga telah berjalan tanpa hambatan, bahkan beredar kabar acara tersebut mendapat izin dari pihak kepolisian.

📌 Baca Juga : 📎 Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional & 8 Cuti Bersama Tahun 2027

Diduga Ada Upeti, Pimpinan Polda Sumut dan Polres Binjai Dinilai Buang Badan

Alih-alih ditindak sesuai instruksi pusat, keberadaan perjudian ini justru dibiarkan.

Masyarakat menuding pimpinan Polda Sumut di bawah Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto serta Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda seolah-olah “tutup mata” dan “buang badan”.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya pemberian upeti agar usaha ilegal tersebut terus berjalan. Padahal, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk memberantas segala bentuk perjudian di mana pun.

“Tanpa upeti, gimana perjudian ini bisa berjalan? Apalagi Codet dan Aan ini sudah lama menggelar laga ayam di sini,” ungkap Rudi, warga Kota Binjai yang meminta identitasnya disembunyikan.

Rudi pun menyampaikan kekecewaan warga:

“Jangan hanya berani ke rakyat kecil, sementara yang punya jaringan dibiarkan. Kami jenuh jika begini terus.”

📌 Baca Juga : 📎 Kapolri di Konsolidasi FSPMI: Buruh Harus Jadi Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan

Harapan: Aparat Tegas Tindak Penyelenggara dan Jaringannya

Masyarakat berharap kepolisian segera turun tangan membubarkan acara tersebut sebelum terlaksana, menindak tegas penyelenggara, serta menelusuri dugaan keterlibatan oknum yang diduga menerima keuntungan dari kegiatan ilegal ini.

(Tim Kabaraktual)

banner 120x600