KABARAKTUAL.ONLINE | KUANTAN HILIR SEBERANG — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS), Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Masih marak dan bahkan sudah mendekati pemukiman warga.
Kondisi ini memicu keresahan mendalam, di mana warga sekitar diduga takut melapor karena terancam intimidasi, padahal dampak kerusakan lingkungan sudah terasa nyata.
📌 Apa yang Terjadi? — PETI Merajalela, Dekati Rumah Warga & Sumber Air Keruh
Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (29/8/2026), aktivitas PETI masih berlangsung aktif dan sudah mendekati pemukiman warga. Warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya.
“Ini aktivitas PETI sudah mendekati pemukiman warga dan dugaan warga yang berdekatan dengan aktivitas PETI tidak berani untuk angkat bicara, takut diintimidasi,” ujar warga tersebut.
Dampak langsung sudah terlihat: sumur warga sekitar mulai berair keruh, menandakan kerusakan lingkungan sudah mengganggu sumber kehidupan sehari-hari. Warga berharap Kapolsek Kuantan Hilir segera bertindak dan memberikan efek jera, terutama terhadap para pemodal.
📌 Diduga Beroperasi — Identitas Pemodal & Jumlah Rakit
Terdapat beberapa unit rakit PETI yang beroperasi, yaitu:
– 1 unit rakit milik DD
– 2 unit rakit milik IL
– 1 unit rakit milik PD
📌 Menjadi Sorotan — Baru Saja Berakhir Operasi Penertiban
Kasus ini mencuat karena baru saja berakhir Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026 yang digelar pada pertengahan Agustus, di mana Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi menegaskan penindakan tidak hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi membongkar seluruh rantai kejahatan — mulai pelaku, pengendali, pemodal, hingga penampung hasil tambang ilegal. Namun faktanya, aktivitas PETI kembali berjalan tanpa hambatan.
“Penindakan tidak hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi mengungkap seluruh rantai kejahatan — mulai pelaku lapangan, pihak yang memerintahkan/mengendalikan, pemodal, hingga penampung hasil tambang ilegal,” ungkap Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi dalam konferensi pers, 18/8/2026.

📌 Langkah Selanjutnya — Masih Menunggu Klarifikasi Polsek Kuantan Hilir
Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Kuantan Hilir belum memberikan klarifikasi terkait keberadaan aktivitas PETI tersebut. Pihak redaksi Kabaraktual.online masih menunggu tanggapan resmi untuk menjaga independensi dan keakuratan informasi. (Supriadi)
Editor: Redaksi
📎 Keterkaitan Berita












