Kabaraktual.online | Lampung Timur – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Sebanyak 200 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
📌Baca Juga :
🔥 Api Berhasil Dipadamkan Meski Medan Sulit & Angin Kencang
Proses pemadaman dilakukan sejak pukul 16.00 WIB. Meski menghadapi medan yang sulit dan hembusan angin kencang, berkat kerja keras serta sinergi Polri bersama seluruh unsur terkait, titik api berhasil dikuasai dan dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB.
📌Baca Juga :
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang bergerak cepat di lapangan.
“Alhamdulillah, kebakaran di kawasan Way Kambas sudah berhasil dikendalikan dan titik api telah dipadamkan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dan unsur yang sejak awal bersinergi melakukan penanganan di lapangan,” ujarnya, Minggu (23/8/2026).
📌Baca Juga :
💧 Fokus Pembasahan & Pencegahan Kebakaran Kembali
Setelah api padam, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Upaya pembasahan, penyisiran, dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
📌Baca Juga :
“Fokus kami sekarang adalah memastikan kondisi benar-benar aman. Karena itu, setelah pemadaman, personel tetap melakukan pembasahan, penyisiran, dan pemantauan untuk mencegah munculnya kembali titik api,” tegas Kapolda.
Petugas juga terus melaksanakan patroli di sekitar kawasan terdampak untuk memastikan tidak ada titik api lain yang berkembang. Hingga kini, personel gabungan masih bersiaga di kawasan TN Way Kambas.

🤝 Sinergi Lintas Unsur Terus Diperkuat
Kapolda menegaskan penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja sama semua pihak. Sinergi lintas unsur akan terus diperkuat, baik dalam penanganan di lapangan maupun langkah pencegahan agar potensi kebakaran dapat diantisipasi lebih dini. (H.R)
Editor: Redaksi












