Kabaraktual.online | Jakarta – Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli gabungan di sejumlah wilayah Jakarta Timur hingga Minggu (23/8/2026) dini hari. Patroli menyasar titik rawan untuk mencegah tawuran, kejahatan jalanan, dan gangguan ketertiban.
📌Baca Juga :
🚓 Lima Pemuda Diamankan di Jatinegara
Saat berpatroli di kawasan Otista Raya, Jatinegara, sekitar pukul 01.56 WIB, petugas mendapati lima pemuda yang berperilaku mencurigakan.
Hasil pemeriksaan mendapati tembakau yang diduga tembakau sintetis (sinte). Kelima pemuda beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain Jatinegara, personel juga memantau kawasan Cililitan dan Pinang Ranti. Patroli dilakukan secara bergerak menyisir ruas jalan yang dinilai berpotensi rawan.
📌Baca Juga :
💬 Kehadiran Personel Sebagai Langkah Preventif
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menyatakan kehadiran personel di lapangan adalah bagian dari langkah pencegahan dini.
“Kami terus memperkuat kehadiran personel di tengah masyarakat untuk mencegah potensi gangguan sejak dini. Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
📌Baca Juga :
⚠️ Imbauan Kabidhumas: Jauhi Zat Berbahaya, Orang Tua Perketat Pengawasan
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau generasi muda menjauhi narkotika dan zat berbahaya lainnya.

Ia juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak, terutama pada malam hingga dini hari.
“Jangan mencoba maupun menggunakan narkotika atau zat berbahaya karena dapat merusak kesehatan, masa depan, serta membawa konsekuensi hukum. Kami juga mengajak keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika,” pesannya.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi terkait gangguan kamtibmas melalui layanan Polisi 110. Setiap informasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. (H.R)
Editor: Redaksi












