banner 728x250

Anggota Dewan Diduga Beking PETI di Solok Selatan, Warga Desak Dewan Kehormatan Bertindak

Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, kian mencuat dan diduga mendapat perlindungan dari kalangan pejabat terpilih serta aparat penegak hukum.
banner 468x60

KABARAKTUAL.ONLINE | SOLOK SELATAN — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, kian mencuat dan diduga mendapat perlindungan dari kalangan pejabat terpilih serta aparat penegak hukum.

Warga menuding adanya pembungkaman yang membuat kerusakan alam terus berlanjut tanpa tuntas.

Example 300x600

📌 Baca Juga : 📎 Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional & 8 Cuti Bersama Tahun 2027

Tiga Titik Rawan Jadi Sorotan Tajam

Kawasan yang dinilai paling parah terdampak meliputi Jorong Jujutan Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir; kawasan Timbahan sepanjang aliran Sungai Batang Hari; serta Jorong Talantam Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang Hari. Semua wilayah itu berada di lingkup Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Warga yang enggan dipublikasikan identitasnya demi keselamatan diri menyampaikan hal tersebut kepada awak media pada Rabu, 16 September 2026.

📌 Baca Juga : 📎 Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal Kacang Tanah, 49,85 Ton Disita

Tudingan Keterlibatan Anggota Dewan

“Aktivitas PETI ditunggangi oleh anggota Dewan aktif berinisial AC, SN, dan MS yang berhasil membungkam publik hingga kasus ini jarang mencuat ke permukaan,” ungkap sumber tersebut.

Dugaan pembungkaman diduga terjadi melalui praktik pemberian uang kepada pihak-pihak berwenang sebelum kegiatan berlangsung, sehingga kerusakan lingkungan terus berlangsung tanpa penindakan tegas.

📌 Baca Juga : 📎 Satgas Pangan Polda Metro Jaya Cek Harga & Stok Beras di Ciracas, Masih Sesuai HET

Warga Minta Sanksi Tegas dan Tinjauan Langsung Pemerintah Pusat

Warga meminta Dewan Kehormatan Kabupaten Solok Selatan mengambil langkah tegas menindaklanjuti dugaan keterlibatan anggota dewan tersebut. Jika terbukti bersalah, sanksi berat seharusnya tak segan-segan dijatuhkan.

Selain itu, masyarakat juga memohon kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sumber Daya Mineral agar turun langsung meninjau lokasi. Kerusakan alam yang terjadi dinilai sudah tidak bisa dibiarkan dan diperkirakan makin meluas jika tak segera dihentikan.

Warga meminta Dewan Kehormatan Kabupaten Solok Selatan mengambil langkah tegas menindaklanjuti dugaan keterlibatan anggota dewan tersebut. Jika terbukti bersalah, sanksi berat seharusnya tak segan-segan dijatuhkan.

Redaksi Masih Menunggu Klarifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Kabaraktual.online terus berupaya mengonfirmasi pihak Polres Solok Selatan maupun Polda Sumatera Barat guna memperoleh tanggapan dan klarifikasi demi menjaga keseimbangan pemberitaan. (BS007)

Editor:Redaksi

Keterkaitan berita:

Masalah PETI yang melibatkan dugaan keterlibatan pejabat dan aparat bukan hal baru di berbagai daerah. Sejumlah laporan serupa juga muncul di wilayah lain, termasuk Kuantan Singingi dan Mandailing Natal, yang menegaskan perlunya pengawasan ketat serta penindakan menyeluruh agar kerusakan lingkungan dan praktik pembungkaman tidak terus berulang.

banner 120x600