Sumsel, Kabaraktual.online – Pada hari Senin, tanggal 05 Februari 2026, di lokasi Lapangan Mapolda Sumatera Selatan, apel pagi personel Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dilaksanakan secara teratur; selanjutnya, kegiatan ini dijadikan sebagai wadah untuk menunjukkan kesiapan personel, dan oleh karena itu, pelaksanaannya dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumsel Brigjen Pol. Zulkarnain, S.I.K., S.H., serta pada akhirnya, tujuan utama dari apel pagi tersebut dinyatakan sebagai momentum untuk disiplin, pengabdian, dan perpisahan pimpinan.
Serangkaian Tahapan Kegiatan Dilakukan dan Dicerminkan Sebagai Wujud Kedisiplinan
Pertama-tama, kegiatan dimulai dengan serangkaian aba-aba kedinasan yang dirancang untuk menyiapkan barisan; kemudian, pengecekan laporan terhadap kondisi personel dan formasi dilakukan secara cermat, dan setelah itu, penyesuaian formasi pasukan dilakukan sesuai dengan standar operasional yang berlaku; selanjutnya, seluruh rangkaian tahapan tersebut dipandang dan dicerminkan sebagai bukti kedisiplinan yang tinggi serta kesiapsiagaan yang optimal yang dimiliki oleh personel Polri ketika mereka akan menjalankan tugas-tugas yang diberikan.
Amanat Diberikan dan Salam serta Syukur Disampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa
Dalam sesi amanat yang diselenggarakan pada acara tersebut, oleh Wakapolda Sumsel berbagai pesan penting disampaikan kepada seluruh personel yang hadir; pertama, salam pembuka yang penuh penghargaan disampaikan kepada semua anggota Polri yang telah hadir, dan kemudian, rasa syukur yang mendalam disampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan kesehatan yang telah diberikan; selanjutnya, hal tersebut dinyatakan sebagai alasan utama mengapa seluruh personel dapat melaksanakan apel pagi dalam suasana yang cerah dan penuh dengan kebersamaan yang erat antar sesama anggota.
Pentingnya Apel Pagi Ditetapkan dan Informasi Perpindahan Tugas Diumumkan
Beliau (Wakapolda Sumsel) dengan tegas menegaskan bahwa apel pagi telah ditetapkan sebagai kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap anggota Polri; selanjutnya, kegiatan tersebut juga dijelaskan sebagai wujud tanggung jawab yang harus dilakukan oleh mereka sebagai pelindung masyarakat, pengayom yang dapat dipercaya, dan pelayan yang siap membantu; kemudian, pada kesempatan yang sama, informasi penting tentang perpindahan tugas secara khusus disampaikan oleh beliau, dan oleh karena itu, apel pagi yang berlangsung pada hari itu dinyatakan sebagai apel terakhir yang akan dipimpinnya sebelum melakukan perpisahan dengan Polda Sumatera Selatan.
Makna Lebih Dalam Diberikan dan Kontribusi Pimpinan Diharapkan sebagai Teladan
Apel pagi personel Polda Sumatera Selatan ini tidak hanya dianggap dan dijadikan sebagai rutinitas kedinasan yang harus dilaksanakan setiap hari kerja; tetapi juga, oleh seluruh pihak yang terlibat, kegiatan ini diberikan makna sebagai momentum penting yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai disiplin yang telah menjadi dasar utama, loyalitas yang tak tergoyahkan terhadap institusi, dan pengabdian yang maksimal kepada masyarakat.

Lebih dari itu, apel pagi tersebut juga dijadikan sebagai momen perpisahan yang penuh dengan makna bagi Wakil Kepala Polda Sumatera Selatan, yang selama lebih dari tiga tahun telah bersama seluruh personel; dan pada akhirnya, kontribusi yang telah diberikan oleh beliau dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan diakui dan diharapkan sebagai teladan bagi seluruh anggota Polri yang akan datang. (Red)












