Peristiwa ini menjadi bagian dari aktivitas seismik yang tercatat di wilayah perairan utara Sulawesi, menyusul gempa berkekuatan 3,9 SR yang sebelumnya terjadi di kawasan yang berdekatan pada awal bulan Juli 2026.
Kabaraktual.online | Jakarta – Pemberitahuan resmi terkait peristiwa gempa bumi telah disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 17.51.05 WIB.
Guncangan tersebut tercatat memiliki kekuatan Magnitudo 5,4, dengan pusat gempa yang berada pada koordinat 5,43 derajat Lintang Utara dan 125,36 derajat Bujur Timur, atau berjarak sekitar 202 kilometer ke arah Barat Laut dari wilayah Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.
Kedalaman Pusat Gempa dan Status Keamanan
Selanjutnya, berdasarkan data yang diterima, pusat gempa diketahui berada pada kedalaman 17 kilometer di bawah permukaan laut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh BMKG mengenai potensi terjadinya tsunami akibat peristiwa tersebut.
Perlu diingat bahwa informasi ini disebarkan dengan mengutamakan kecepatan pemberitahuan kepada masyarakat, sehingga hasil pengolahan data saat ini belum dianggap stabil dan masih dapat mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan data yang akan dikumpulkan selanjutnya.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tetap tenang, senantiasa waspada terhadap kemungkinan adanya guncangan susulan, dan hanya mengacu pada perkembangan informasi resmi yang dirilis oleh BMKG. (Red)












