Medan/Sumut, Kabaraktual.online – Dilapangan Apel Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara yang berlokasi di Jalan Diponegoro Kota Medan, serangkaian acara yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Ke- 54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Provinsi Sumut telah diselenggarakan pad Rabu (17/12/2025).
Selanjutnya, dalam acara yang sama, bantuan bencana alam untuk beberapa daerah terdampak di wilayah Sumatera Utara juga telah diserahkan secara resmi.
Di mana acara tersebut berlangsung telah ditetapkan sebagai tempat yang strategis untuk menyatukan berbagai unsur ASN dan pengurus KORPRI; siapa saja yang terlibat dalam proses penyerahan telah mencakup pihak pemerintah provinsi dan perwakilan dari daerah penerima bantuan.
Pertama, upacara resmi HUT KORPRI telah diadakan dengan khidmat; kemudian, sesudah itu, tahapan penyerahan bantuan telah dilaksanakan secara teratur. Bantuan yang bernilai total jutaan rupiah tersebut telah diberikan kepada beberapa kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara; secara khusus, Kabupaten Tapanuli Tengah telah menerima bantuan sebesar 500 juta rupiah, sementara itu Kabupaten Tapanuli Selatan juga telah memperoleh bantuan dengan nilai yang sama.
Selain itu, Kabupaten Tapanuli Utara telah disalurkan bantuan sebesar 400 juta rupiah, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Mandailing Natal masing-masing telah diberikan bantuan sebesar 150 juta rupiah, serta Kota Sibolga telah memperoleh bantuan sebesar 300 juta rupiah.
Secara simbolis, bantuan tersebut telah diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang juga menjabat sebagai Ketua Penasehat KORPRI Sumut; kemudian, bantuan tersebut telah diterima oleh perwakilan pengurus KORPRI dari masing-masing daerah penerima.
Siapa yang menjadi perwakilan dari Kabupaten Tapanuli Tengah telah merupakan Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah Gusni Army Pasaribu S.IP MM yang juga menjabat sebagai Sekretaris KORPRI Kabupaten Tapanuli Tengah; bagaimana proses penyerahan dilakukan telah melalui tahapan simbolis yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara upacara HUT KORPRI.
Berdasarkan penjelasan yang diberikan oleh Gubernur Bobby Nasution, bantuan tersebut telah dirancang sebagai bentuk nyata dari empati yang dimiliki oleh seluruh anggota KORPRI terhadap korban bencana alam; selanjutnya, bantuan ini juga telah dijadikan sebagai salah satu implementasi dari delapan tekad kesiap-siagaan KORPRI yang telah dibacakan olehnya dalam sambutan yang disampaikan atas nama Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif.
Mengapa bantuan ini diberikan telah memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk menunjukkan kehadiran KORPRI baik secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat yang terkena dampak bencana; apa yang menjadi dasar dari bantuan ini telah merupakan poin kelima dari tekad kesiapsiagaan KORPRI yang mengamanatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara memiliki moral dan empati yang tinggi terhadap korban bencana.
Seluruh delapan tekad kesiap-siagaan KORPRI yang telah disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif melalui sambutan yang dibacakan oleh Gubernur Bobby Nasution telah menjadi pedoman bagi seluruh anggota KORPRI di mana pun berada; pertama-tama, tekad tersebut telah menetapkan pentingnya memperkuat persatuan dan soliditas korps.
Kedua, tekad tersebut telah menegaskan perlunya menegakkan netralitas dan integritas bagi setiap anggota KORPRI; ketiga, tekad tersebut telah mengamanatkan peningkatan profesionalisme dan kompetensi yang harus dimiliki oleh seluruh ASN. Keempat, tekad tersebut telah menekankan pentingnya menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab; kelima, tekad tersebut telah mengajak seluruh ASN untuk selalu siap siaga menghadapi bencana alam serta menumbuhkan rasa empati untuk saling membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Keenam, tekad tersebut telah menetapkan bahwa peningkatan pendapatan negara dan daerah harus menjadi fokus utama bagi seluruh ASN; ketujuh, tekad tersebut telah mengamanatkan bahwa KORPRI harus berperan aktif dalam mengawal reformasi birokrasi. Kedelapan, tekad tersebut telah menegaskan pentingnya menjaga nama baik KORPRI dan seluruh Aparatur Sipil Negara.

Dalam acara tersebut telah mencakup Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Pejabat Jabatan Sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Sumut Sutan Tolang Lubis, Kepala Kantor Regional VI Medan Janri Simanungkalit, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Sumut beserta para Aparatur Sipil Negara Pemprov Sumut. (Budi Ramadhani)
Editor: Redaksi.












