banner 728x250

Presiden Prabowo Efisiensi Anggaran Hapus Kemiskinan, Anggaran Apa Aja Ya,!

Presiden menyatakan bahwa jika hal itu diperlukan, alokasi anggaran pertahanan dan kepolisian pun dapat dikurangi demi memastikan kebutuhan dasar seluruh rakyat dapat terpenuhi dengan layak.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Malang – Komitmen kuat pemerintah untuk melakukan efisiensi anggaran guna mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, serta kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia telah ditegaskan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Bahkan, Presiden menyatakan bahwa jika hal itu diperlukan, alokasi anggaran pertahanan dan kepolisian pun dapat dikurangi demi memastikan kebutuhan dasar seluruh rakyat dapat terpenuhi dengan layak.

Example 300x600

📌Baca Juga: 🔗 Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Jawa Timur, Tebu dan Yang Lain

Prioritas Utama Kesejahteraan Rakyat

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai memimpin kegiatan panen raya serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem. Insyaallah kita akan wujudkan. Kita akan hemat dan efisienkan penggunaan anggaran negara. Bila diperlukan, anggaran pertahanan maupun kepolisian pun dapat dikurangi, semata-mata untuk membebaskan bangsa ini dari kemiskinan,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari persiapan matang menuju masa depan Indonesia yang diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan besar dunia pada kurun waktu 2045–2050.

Cita‑cita tersebut hanya akan tercapai jika generasi muda saat ini mendapatkan perhatian dan persiapan yang sungguh‑sungguh.

“Anak yang kini berusia sepuluh tahun, dua puluh lima tahun lagi akan menjadi tulang punggung bangsa. Jika hari ini kita tidak merawat mereka dengan baik, bagaimana mungkin Indonesia bisa menjadi negara maju keempat terbesar di dunia?” ungkap Presiden.

Fondasi Pertahanan dan Sinergi Institusi

Presiden menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari persenjataan semata, melainkan terutama dari kesejahteraan rakyatnya.

“Pertahanan yang paling kokoh adalah rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera. Jika ada pihak yang mengganggu bangsa ini, seluruh rakyat akan berdiri bersama membela negara. Oleh karena itu, TNI dan Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, di samping petani dan nelayan,” ujarnya.

📌Baca Juga: 🔗 Polri Serahkan Tersangka Barang Bukti Korupsi Kejagung, Apa Aja Ya,!

Apresiasi tinggi pun disampaikan atas peran nyata TNI dan Polri yang telah turun langsung membantu kesulitan rakyat melalui berbagai program, mulai dari pembangunan ribuan jembatan hingga penyediaan titik air bersih.

“Saya sungguh bangga dan terharu melihat kerja nyata saudara sekalian. Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Pada akhirnya ditegaskan kembali bahwa TNI dan Polri adalah milik rakyat, sehingga segala kebijakan dan keberadaan kedua institusi tersebut harus senantiasa diarahkan untuk meringankan beban serta mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat luas.

Editor: Redaksi

📌 Keterkaitan Peristiwa

Langkah ini selaras dengan berbagai upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, mendorong produktivitas pertanian, serta sinergi TNI dan Polri dalam mendukung pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

banner 120x600