banner 728x250

Terang-Terangan Tambang Ilegal Beroperasi Dekat Kantor Bupati Sijunjung, Warga: Sudah Dikoordinasi, Makanya Aman — Polda Sumbar Janji Tindak Lanjut

Warga menaruh harapan besar pada arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah memerintahkan Kapolri memperkuat penegakan hukum terhadap pertambangan ilegal.
banner 468x60

📰 Kabaraktual.online | SIJUNJUNG — Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (Peti) menggunakan alat berat terlihat beroperasi secara terbuka dan lancar di kawasan Nagari Muaro , Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Sabtu (31/10/2026).

Lokasinya pun tak tersembunyi, hanya berjarak sekitar 200 meter dari Kantor Bupati Sijunjung.

Example 300x600

 📌 Baca Juga : Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Luar Negeri, 2 WNA India Diamankan

Warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan cara kerja pertambangan tersebut. Alat berat menggali tanah dan memasukkannya ke dalam kotak penyaring, lalu disemprot air untuk memisahkan tanah, batu, dan pasir. Emas tertampung pada karpet penyaring di bagian bawah.

“Caranya, material dimasukkan ke kotak, lalu disemprot air. Emasnya tinggal di karpet. Di sini kerjanya termasuk aman, katanya sudah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, makanya tidak pernah jadi sorotan publik,” ungkap warga.

📌 Baca Juga : Provokasi Anti-Muslim Meningkat di AS: Aktivis Sayap Kanan Beraksi di Michigan, Terkait Ketatnya Pilwan Senat

Polda Sumbar Janji Teruskan ke Kapolres

Redaksi sebelumnya telah mengonfirmasi Bidang Humas Polda Sumatera Barat terkait temuan ini. Pihak Bidhumas menyambut baik informasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti.

“Terima kasih infonya, akan kami teruskan ke Kapolres Sijunjung,” ungkap Bidhumas Polda Sumbar pada pesan WhatsApp, Rabu, 28/10/2026.

📌 Baca Juga : Polri Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT, Operasi Kemanusiaan Berjalan Berkelanjutan

Dugaan Kerugian Negara dan Pencucian Uang

Pengamat dan warga menilai keberadaan tambang ilegal ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga merugikan negara.

Transaksi jual beli emas hasil tambang ilegal diduga kuat membuka ruang praktik pencucian uang berskala besar. Warga berharap aparat penegak hukum tidak sekadar memberikan edukasi, tetapi juga menindak tegas pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku.

📌 Baca Juga : Polda Metro Jaya Kawal 77 Kegiatan Aspirasi, Pendekatan Humanis dan Persuasif Diutamakan

Harapan: Ikut Jejak Bareskrim yang Bongkar Jaringan Tambang Ilegal ke Dubai

Warga menaruh harapan besar pada arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah memerintahkan Kapolri memperkuat penegakan hukum terhadap pertambangan ilegal.

Terbukti, Bareskrim Polri melalui Dittipidter baru saja berhasil membongkar jaringan tambang ilegal yang menyelundupkan emas ke luar negeri, termasuk ke Dubai, pada Agustus lalu. Warga mendesak pola penindakan serupa segera diterapkan di Kabupaten Sijunjung agar aktivitas ilegal ini tidak terus berjalan tanpa gangguan. (Wan)

Editor: Redaksi

banner 120x600