banner 728x250

Resmi Ditutup Kapolri, E‑Sports Kapolri Cup 2026 Cetak Tiga Rekor MURI, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas Siber

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara resmi menutup ajang bergengsi E‑Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026) malam.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara resmi menutup ajang bergengsi E‑Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026) malam.

Penutupan ini menjadi momen bersejarah, karena dalam kesempatan yang sama Polri menerima tiga penghargaan sekaligus dari Museum Rekor‑Dunia Indonesia (MURI).

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Brimob Polda Metro Jaya Bergerak Cepat Bubarkan Tawuran di Ciputat, Dua Orang dan Tiga Celurit Berhasil Diamankan

Tiga rekor yang berhasil diukir adalah:

✅ Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak (117 peserta)

✅ Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak (734 peserta)

✅ Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak (27.686 peserta)

Ajang ini memukau dengan antusiasme luar biasa, tercatat diikuti 35.936 peserta yang berasal dari 34 Polda dan 403 Polres se‑Indonesia.

Kapolri menekankan bahwa e‑sports kini tidak lagi sekadar permainan, melainkan telah tumbuh menjadi cabang olahraga yang mampu melahirkan prestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Dulu dianggap hanya hobi, namun kini perlahan namun pasti berkembang menjadi olahraga yang diakui, bahkan bersaing di tingkat dunia. Jumlah peserta yang hadir membuktikan betapa besarnya potensi generasi muda kita,” ujar Kapolri.

Beliau pun menantang agar tahun depan jumlah peserta dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat, dengan rutin menggelar kompetisi di tingkat wilayah agar semakin banyak bibit unggul yang ditemukan dan diasah bakatnya.

Lebih dari Atlet: Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Ruang Digital

Selain melahirkan atlet berbakat, Kapolri mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif sebagai Duta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Generasi muda diharapkan menjauhi dan mengajak teman‑teman meninggalkan perilaku merugikan seperti tawuran, balap liar, vandalisme, serta beralih ke kegiatan yang positif dan membanggakan.

📌Baca Juga :

🔗 Presiden Iran Pezeshkian Ingin Akhiri Keadaan “Bukan Perang Bukan Damai”, Negosiasi Selat Hormuz Masuk Tahap Akhir Namun Disyaratkan Penuh

Khusus di dunia maya, para duta diharapkan waspada dan mencegah maraknya bahaya hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi daring, penipuan, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Dunia maya sering disalahgunakan untuk hal‑hal buruk. Tolong sampaikan kepada sesama muda bahwa hal‑hal tersebut berbahaya. Jangan ragu melapor jika menemukan gangguan, hubungi Polri lewat layanan darurat 110 atau kanal Patroli Siber,” pesan tegas Kapolri.

Kolaborasi erat antara Polri, komunitas e‑sports, dan penyedia platform digital pun didorong demi membangun benteng bersama melawan kejahatan siber.

Kapolri menekankan bahwa e‑sports kini tidak lagi sekadar permainan, melainkan telah tumbuh menjadi cabang olahraga yang mampu melahirkan prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Ajang ini mempertandingkan beragam kategori menarik: mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag, Cosplay, pencarian konten kreator, permainan kartu, hingga gerakan pemuda.

Ditambah dengan penampilan robotik, teknologi IoT, dan Kecerdasan Buatan (AI), acara ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia siap bersaing, kreatif, dan berintegritas—siap menyongsong masa depan gemilang menuju Indonesia Emas 2045. (H.R)

Editor: Redaksi 

📌 Keterkaitan Peristiwa

Permainan bisa berubah menjadi prestasi, dan penggunaan gawai bisa menjadi kekuatan jika diarahkan dengan bijak. Menjadi penjaga keamanan di dunia maya adalah cara modern generasi muda mengabdi untuk negeri.

banner 120x600