banner 728x250

Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Mantan Kapolri & Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri — Lintas Generasi Satu Semangat Pengabdian

Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/8/2026), menyajikan pemandangan istimewa. 
banner 468x60

Kabaraktual.online | Jakarta – Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/8/2026), menyajikan pemandangan istimewa.

Para mantan Kapolri dan Wakapolri dari berbagai masa hadir bersama jajaran pimpinan serta personel Polri saat ini, dalam satu momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Kepolisian. Upacara dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Kapolri Dorong Buruh-Pengusaha Perkuat Dialog: Kesejahteraan Pekerja & Keberlangsungan Usaha Adalah Kepentingan Bersama

🕯️ Sejarah & Semangat Hari Juang Polri

Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus untuk mengenang perjuangan Polisi Istimewa dalam mempertahankan kemerdekaan RI, merujuk pada peristiwa Proklamasi Polisi di Surabaya pada 21 Agustus 1945 — ketika Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia dan berdiri bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan.

Semangat keberanian, kesetiaan, dan pengabdian tersebut terus diwariskan Polri sesuai tantangan setiap zaman.

📌Baca Juga :

🔗 Wujudkan Program Presiden, Polda Metro Jaya Resmikan 35 Rumah Layak Huni — Tersebar di 12 Wilayah Polres Jajaran

🤝 Lintas Generasi Berkumpul di Lapangan Bhayangkara

Kehadiran para senior menjadikan peringatan ini terasa berbeda. Mantan Kapolri yang hadir antara lain:

– Jenderal Polisi (Purn) Drs. Roesmanhadi, S.H., M.M., M.H.

– Jenderal Polisi (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M.

– Komjen Pol. (Purn) Drs. Adang Daradjatun

– Komjen Pol. (Purn) Drs. R. Makbul Padmanagara

– Komjen Pol. (Purn) Drs. Oegroseno, S.H.

📌Baca Juga :

🔗 Pool Bus Langgar Perwal 61/2018, Jadi Pemicu Kemacetan di Jalan Sisingamangaraja Medan

Turut hadir pula sejumlah purnawirawan perwira tinggi dari unsur PP Polri dan PKBB. Kehadiran mereka menjadikan Lapangan Bhayangkara seolah menjadi ruang yang mempertemukan perjalanan panjang Polri dalam satu momen — bukan sekadar pertemuan purnawirawan dengan generasi aktif, melainkan gambaran bahwa Polri dibangun melalui pengabdian banyak generasi.

💡 Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian

Kehadiran para senior juga memperlihatkan bahwa purnatugas bukan akhir dari hubungan dengan institusi. Pengalaman, keteladanan, dan kepedulian terhadap Polri tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bhayangkara.

📌Baca Juga :

🔗 Hari Juang Polri 2026, Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Kebersamaan — Komunitas Ojol, Mahasiswa & Relawan Hadir Bersama

Nilai dasar pengabdian tetap sama lintas zaman: menjaga keamanan, melindungi masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

🔄 Kapolri di Surabaya, Wakapolri di Jakarta — Dua Lokasi Satu Pesan

📌Baca Juga :

🔗 Semarak HUT RI ke-81, Ketua DPRK Aceh Singkil H. Amaliun Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Pada waktu yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin Upacara Hari Juang Polri di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya — tempat bersejarah Proklamasi Polisi 1945.

– Surabaya mengajak menengok akar sejarah perjuangan

– Jakarta menghadirkan wajah perjalanan panjang institusi melalui pertemuan lintas generasi

Keduanya saling melengkapi: sejarah menjadi sumber nilai, sementara pengabdian hari ini menjadi wujud nyata meneruskan nilai tersebut.

🇮🇩 Semangat Mengalir ke Seluruh Jajaran

Kehadiran para senior juga memperlihatkan bahwa purnatugas bukan akhir dari hubungan dengan institusi. Pengalaman, keteladanan, dan kepedulian terhadap Polri tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bhayangkara.

Semangat Hari Juang Polri 2026 juga digelar di seluruh jajaran Polda di Indonesia. Upacara dan berbagai kegiatan menjadi bentuk penghormatan sekaligus penguatan komitmen pengabdian.

Tantangan boleh berubah — namun keberanian, integritas, loyalitas, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat tetap menjadi karakter setiap insan Bhayangkara.

Para pemimpin boleh datang dari masa yang berbeda. Tantangan boleh berubah. Tetapi semuanya dipertemukan oleh satu sejarah dan satu pengabdian: Polri untuk bangsa dan negara.” (.R)

Editor: Redaksi 

📌 Keterkaitan Peristiwa

Sebuah institusi besar tidak lahir dalam semalam — ia tumbuh dari pengabdian puluhan ribu orang, dari masa ke masa. Ketika para mantan Kapolri berdiri bersama generasi aktif di Lapangan Bhayangkara, itu bukan sekadar kenangan. Itu adalah bukti bahwa semangat yang dinyalakan Moehammad Jasin di Surabaya tahun 1945 terus berpindah tangan, dari generasi ke generasi, untuk satu tujuan: melayani, melindungi, dan mengabdi kepada Indonesia.

banner 120x600