banner 728x250

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan untuk ditakuti, melainkan hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. 
banner 468x60

📰 Kabaraktual.online | PEKANBARU — Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan untuk ditakuti, melainkan hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat melaksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid Paripurna Al-Muttaqin, Jalan Indra Pahlawan No. 1, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026).

Example 300x600

📌 Baca Juga : Warga Muara Langsat Resah: Agus Nanto Diduga Miliki PETI dan Alat Berat Zoomlion — Desak Polda Riau dan Polres Kuansing Turun Tindak 

Slogan “Polisi Bersama Masyarakat“ Harus Nyata

Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa seragam dan jabatan hanyalah status. Yang terpenting adalah bagaimana menjalankan amanah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Polisi harus selalu hadir bersama masyarakat. Seragam dan jabatan hanyalah sebuah status, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita menjalankan amanah dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Kapolda.

📌 Baca Juga : Prabowo Panggil Dirut KAI, Revitalisasi Stasiun Gambir dan Monas Serta Kereta Api di Bali Masuk Agenda Prioritas

Pendekatan humanis, pencegahan, dan edukasi harus menjadi langkah utama. Namun, jika pelanggaran hukum tetap terjadi, tindakan tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat Diajak Lawan Hoaks dan Narkoba

Kapolda mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi berita bohong di media sosial. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu memerangi peredaran gelap narkoba yang merusak masa depan generasi muda.

Khusus bagi anggota Polri, tidak ada toleransi. Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas, termasuk sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.

📌 Baca Juga : PETI Beroperasi 100 Meter dari Pemukiman di Merangin, Warga Keluhkan Gangguan — Diduga Ada Restu Kades Nibung

“Jadilah polisi bagi diri kita sendiri. Artinya, kita mampu mengendalikan diri, menjaga perilaku, menaati aturan, serta mencegah diri sendiri dan keluarga agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” pesannya.

Terbuka terhadap Kritik dan Silaturahmi yang Erat

Kapolda juga menyatakan kesiapannya menerima kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan perbaikan. Suasana berlangsung hangat saat ia menyampaikan rencana berkunjung ke masjid-masjid di berbagai pelosok Riau yang belum banyak dikunjungi pejabat.

Khusus bagi anggota Polri, tidak ada toleransi. Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas, termasuk sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.

Pada kesempatan itu, Kapolda turut menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus masjid.

📌 Baca Juga : Prabowo Cabut Keppres, Listyo Sigit Diberhentikan dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan — Dugaan Penyadapan dan Akses Igal Disebut Potensi Makar

“Polisi adalah pejuang kemanusiaan sekaligus pembangun peradaban. Kita merupakan penjaga kehidupan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana aman, nyaman, tenteram, dan damai,” tutupnya. (RWP)

Editor: Redaksi

banner 120x600