banner 728x250

Taklimat Presiden untuk 400 Calon Pemimpin Masa Depan: Kompetensi Harus Beriringan dengan Integritas dan Jiwa Kebangsaan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Angkatan Pertama Tahun 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta
banner 468x60

📰 Kabaraktual.online | JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Angkatan Pertama Tahun 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/11/2026). 

Kepala Negara menekankan bahwa calon pemimpin bangsa tidak hanya perlu unggul secara profesional, tetapi juga harus memiliki integritas, empati, dan jiwa kebangsaan yang kuat.

Example 300x600

📌 Baca Juga : Dijanjikan Rp300 Juta Antar 15 Kg Sabu dari Aceh ke Lampung, 3 Pria Ditangkap di Tol Berandan

400 Lulusan Terpilih Siap Ditempatkan di BUMN dan Program Strategis Nasional

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan program ini diselenggarakan oleh Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai bagian dari upaya pemerintah menyiapkan SDM unggul bagi pembangunan nasional. Sebanyak 400 lulusan sarjana terbaik telah lolos seleksi pada angkatan pertama ini.

📌 Baca Juga : Segarkan Kepemimpinan, Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen — Dua Perwira Wanita Juga Dapat Promosi Jabatan Strategis

“Menyiapkan para lulusan yang memang memiliki kapasitas baik, yang dibutuhkan untuk berbagai program strategis nasional,” ujar Menteri Brian.

Peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama 6 bulan, dilanjutkan dengan magang selama 2 bulan, sebelum akhirnya ditempatkan di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lembaga pelaksana program prioritas pemerintah.

📌 Baca Juga : Diduga Bandek Gunakan Mesin ‘Stinkai’ Rusak Sungai di Muara Langsat, Warga Desak Polres Kuansing Tindak Tegas

Presiden Tekankan: Kapasitas Harus Beriringan dengan Karakter

Menteri Brian menyampaikan pesan utama dari arahan Presiden: keunggulan teknis saja tidak cukup. Para peserta harus dibekali juga dengan hati yang baik, pemahaman terhadap realitas masyarakat, dan rasa kebangsaan yang mendalam.

“Pak Presiden ingin mereka betul-betul siap — punya integritas yang baik, hati yang baik, kapasitas yang baik, serta memahami kondisi rakyat dan bangsa Indonesia. Sehingga saat bekerja nanti, mereka berkinerja baik dengan integritas yang tinggi,” jelas Brian.

📌 Baca Juga : Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Advokat Desi Silvia, PERADI Pekanbaru Kirim Surat Atensi ke Kapolresta Pekanbaru

Program ini diharapkan melahirkan talenta nasional yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat dan menjunjung tinggi nilai kejujuran serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah. (Wan)

Editor : Redaksi 

banner 120x600