banner 728x250

Bekali Generasi Muda, Dinas Perpustakaan Aceh Singkil Gelar Pembekalan Pembuatan Konten Video Literasi yang Benar dan Bermanfaat

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Singkil, Suyatno, kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari kalangan jurnalis, yaitu Roni Rahendra, Rofi Rahendra, dan Nazaruddin untuk berbagi teknik serta panduan menyusun konten yang berkualitas.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Aceh SingkilDinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Singkil menggelar kegiatan pembekalan bagi peserta Lomba Video Konten Literasi tingkat kabupaten di Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Rabu (12/8/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta berusia 17 hingga 35 tahun, bertujuan membekali kemampuan sekaligus menumbuhkan kesadaran agar generasi muda memanfaatkan teknologi informasi secara positif, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Bisnis Ilegal Rokok dan Miras Menggurita di Kuansing, Distribusi Hingga Penuhi Tempat Hiburan

Dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Singkil, Suyatno, kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari kalangan jurnalis, yaitu Roni Rahendra, Rofi Rahendra, dan Nazaruddin untuk berbagi teknik serta panduan menyusun konten yang berkualitas.

Konten Harus Benar, Jelas, dan Jauhi Kebohongan

Dalam arahannya, Suyatno menekankan bahwa teknologi adalah alat yang membawa dampak sesuai cara penggunaannya.

“Gunakanlah teknologi untuk kebaikan agar mendatangkan kemaslahatan bersama. Sebaliknya, jika disalahgunakan akan membawa kehancuran,” ujarnya.

📌Baca Juga :

🔗 Presiden Prabowo Resmikan 5 Jembatan Merah Putih Presisi Wilayah Polda Metro Jaya, Buka Akses dan Dorong Ekonomi Warga

Ia menjelaskan bahwa konten adalah informasi yang disampaikan kepada publik, sehingga kebenaran dan kejelasannya menjadi hal yang mutlak dijaga.

Jangan sampai menghasilkan konten yang menyesatkan, provokatif, atau menyebarkan berita bohong yang merugikan orang lain.

Lebih jauh, ia menegaskan makna literasi di era digital bukan hanya sekadar bisa membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami, mengolah informasi, serta berpikir kritis dalam menyaring derasnya arus berita. Tujuannya agar kita tidak mudah tertipu hoaks dan mampu mengambil keputusan yang tepat.

📌Baca Juga :

🔗 Warnai HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Gelar Lomba Melukis Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat 

Dorong Konsistensi dan Percaya Diri Jadi Kreator

Suyatno juga menyemangati para peserta untuk mengikuti pembekalan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang didapatkan.

konten adalah informasi yang disampaikan kepada publik, sehingga kebenaran dan kejelasannya menjadi hal yang mutlak dijaga.

“Jika memilih menjadi pembuat konten, jauhkan rasa gengsi, tekuni pekerjaan ini dengan sungguh-sungguh, tetap konsisten dan percaya diri,” pesannya.

Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir generasi kreator muda yang kompeten, beretika, dan mampu melahirkan karya-karya edukatif yang memperkaya wawasan serta membangun kemajuan masyarakat Kabupaten Aceh Singkil.

Penulis : Munawan Sahputra 

📌 Keterkaitan Peristiwa

Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan menyaring fakta dan menyajikannya dengan benar adalah kekuatan besar; konten yang jujur dan bermanfaat akan menjadi cahaya yang menerangi dan mengangkat derajat kehidupan bersama.

banner 120x600