banner 728x250

Hasil Survei Dijadikan Cermin Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

Prof. Adrianus Meliala, dalam keterangannya di Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026. Menurutnya, setiap angka yang tercatat merupakan gambaran apa yang dirasakan dan dipikirkan masyarakat dalam kurun waktu tertentu, sehingga sangat penting dijadikan bahan introspeksi bagi Kepolisian Republik Indonesia maupun lembaga negara lainnya.
banner 468x60

 

Setiap angka yang tercatat merupakan gambaran apa yang dirasakan dan dipikirkan masyarakat dalam kurun waktu tertentu, sehingga sangat penting dijadikan bahan introspeksi bagi Kepolisian Republik Indonesia maupun lembaga negara lainnya.

Kabaraktual.online | Jakarta – Hasil pengukuran persepsi publik yang dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kompas hendaknya dimanfaatkan sebagai sarana perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar penilaian berhasil atau gagal.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Bidang Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, dalam keterangannya di Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, setiap angka yang tercatat merupakan gambaran apa yang dirasakan dan dipikirkan masyarakat dalam kurun waktu tertentu, sehingga sangat penting dijadikan bahan introspeksi bagi Kepolisian Republik Indonesia maupun lembaga negara lainnya.

Persepsi Terbentuk dari Berbagai Pengalaman Masyarakat

Dijelaskan bahwa tingkat kepercayaan yang diberikan tidaklah tetap, melainkan dibentuk oleh gabungan berbagai hal, mulai dari pengalaman saat meminta pelayanan, informasi yang berkembang di ruang publik, hingga keberhasilan aparat dalam menangani peristiwa yang menjadi sorotan luas.

Oleh sebab itu, peningkatan maupun penurunan nilai yang diperoleh menjadi indikator alami yang harus dijawab dengan langkah nyata dan konsistensi kerja.

“Kepercayaan akan kokoh apabila pelayanan yang diberikan selalu cepat, terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, dan adil bagi setiap warga tanpa kecuali. Hal inilah yang menjadi dasar agar legitimasi keberadaan institusi penegak hukum senantiasa terjaga kuat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Angka Survei Sebagai Pijakan Penyusunan Kebijakan

Lebih lanjut, ditegaskan pula bahwa hasil penelitian semacam ini tidak seharusnya dijadikan satu‑satunya patokan keberhasilan, melainkan dilihat sebagai masukan berharga guna menyempurnakan aturan kerja, memperbaiki kekurangan, serta mempererat cara berkomunikasi antara aparat dengan warga.

Besar harapannya, data yang diperoleh menjadi titik tolak bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju, sehingga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat terjaga dan tumbuh semakin kokoh di masa mendatang. (H.R)

Editor: Redaksi

banner 120x600