Kabaraktual.online | Jakarta – Sebanyak 418 peserta didik secara resmi dinyatakan lulus dari berbagai jenjang pendidikan kepemimpinan di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Republik Indonesia pada Jumat, 3 Juli 2026.
Penutupan pendidikan yang meliputi Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Menengah, Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah, Sekolah Pengembangan Profesi, hingga Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Atas ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo, yang menekankan pentingnya kesiapan para lulusan menghadapi dinamika keamanan yang semakin beragam.
Kolaborasi Lintas Lembaga Semakin Diperkuat
Dalam jenjang pendidikan kali ini, tercatat adanya partisipasi dari unsur Tentara Nasional Indonesia, Kejaksaan Agung, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga peserta persahabatan dari negara tetangga Timor Leste sebagai wujud penguatan kerja sama antar‑lembaga maupun antarnegara.
Para lulusan yang terdiri dari berbagai tingkatan pangkat selanjutnya akan dikembalikan ke satuan masing‑masing untuk mengemban tugas kepemimpinan yang lebih berat di tengah masyarakat.
Siap Hadapi Perubahan dan Kemajuan Teknologi
Wakapolri mengingatkan bahwa ketidakpastian situasi dunia serta pesatnya kemajuan teknologi informasi menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi, termasuk penguasaan analisis data dan kecerdasan buatan agar keamanan dapat dijaga secara efektif. Selain itu, ancaman ideologi berbahaya yang menyebar melalui ruang digital juga harus diwaspadai dan dilawan dengan narasi yang positif serta mendidik.

Keberhasilan mempertahankan keamanan selama ini dinilai berkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, sehingga integritas dan pelayanan yang manusiawi harus selalu dijunjung tinggi.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan juga diserahkan kepada peserta yang menampilkan prestasi terbaik selama mengikuti pendidikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus teladan bagi rekan sejawat. (H.R)
Editor: Redaksi












