banner 728x250

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Tangani Bencana

Wakapolda mengarahkan agar kesiapsiagaan diawali dengan pemetaan wilayah rawan bencana, mulai dari daerah rawan banjir, kekeringan, krisis air bersih, titik rawan kebakaran, lokasi TPA, hingga sumber air cadangan.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan guna mencegah serta penanggulangan bencana, yang berlangsung di Lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Senin (3/8/2026). 

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, sebagai langkah nyata memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sistem koordinasi menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah hukumnya.

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Jalan Ampera Besar Pademangan Dikeluhkan, Parkir Liar dan Kios Tanpa Izin Marak

Komposisi Personel dan Peralatan Siap Operasional

Sebanyak 233 personel dikerahkan dalam kesiapsiagaan ini, terdiri dari: 80 personel Satbrimobda, 100 personel Direktorat Samapta (termasuk Dalmas dan Tim SAR), 50 personel Ditpolairud, serta 3 tenaga dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan.

Berbagai sarana penunjang juga diperiksa kesiapannya, meliputi kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), mobil SAR, perahu karet, alat pemadam api ringan, ambulans, alat komunikasi, hingga perlengkapan pendukung lainnya—dipastikan seluruhnya dalam kondisi siap digunakan kapan saja.

Pemetaan Rawan dan Sinergi Lintas Instansi

Wakapolda mengarahkan agar kesiapsiagaan diawali dengan pemetaan wilayah rawan bencana, mulai dari daerah rawan banjir, kekeringan, krisis air bersih, titik rawan kebakaran, lokasi TPA, hingga sumber air cadangan.

📌Baca Juga :

🔗 Iran: Negosiasi Selat Hormuz Bersama Oman Masuk Tahap Akhir

Sinergi dan koordinasi yang kuat dengan TNI, Pemprov DKI, BPBD, Dinas Penanggulangan Kebakaran, Basarnas, dan instansi lain pun ditekankan agar penanganan berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, sebagai langkah nyata memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sistem koordinasi menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah hukumnya.

Selain bersiap menanggulangi bencana, personel juga diminta meningkatkan edukasi masyarakat soal penghematan air dan kewaspadaan kebakaran, sekaligus menegakkan hukum secara tegas terhadap kelalaian yang memicu kebakaran.

“Keberhasilan penanganan bencana bukan hanya saat merespons kejadian, tetapi juga dari upaya mencegahnya serta kecepatan menolong masyarakat. Karena itu, soliditas dan kesiapsiagaan harus terus diperkuat,” tegas Brigjen Pol. Dekananto.

Melalui apel ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmen untuk selalu siap melindungi masyarakat dari ancaman bencana melalui respons yang cepat, terpadu, dan profesional. (H.R)

Editor: Redaksi 

📌 Keterkaitan Peristiwa

Kekuatan terbesar dalam menghadapi bencana terletak pada kesiapan sebelum kejadian, bukan sekadar penanganan saat keadaan sudah darurat.

banner 120x600