banner 728x250

Polda Metro Jaya Gagalkan Sindikat Tembakau Sintetis 995 Gram di Pemukiman Padat

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan sindikat ini menggunakan modus pemasaran lewat media sosial dan sistem mapping: pembeli memesan secara daring, lalu penjual menyembunyikan barang di titik tertentu untuk diambil sendiri oleh pembeli.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis yang beroperasi diam‑diam di kawasan padat penduduk.

Total barang bukti yang diamankan mencapai berat bruto sekitar 995 gram, serta empat orang tersangka yang diamankan di lokasi berbeda pada wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Wakapolri: Susilo Teguh Bergabung ke UBISA Perkuat Jejaring Pusat Studi Kepolisian

Bermula Informasi Warga, Rumah Kontrakan Jadi Markas

Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Setelah dilakukan pengamatan dan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan tersangka berinisial R. (27). Dari penggeledahan ditemukan paket tembakau sintetis yang disimpan di tas dan kantong plastik. Pelaku mengaku barang tersebut dititipkan oleh W. (28) untuk disebarkan kepada pembeli.

Penyelidikan kemudian dikembangkan hingga menangkap dua pelaku lagi berinisial R. (26) dan M. (21), sehingga total tersangka menjadi empat orang. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari pengendali distribusi hingga pembagian wilayah pemasaran yang mencakup Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Modus: Jual Lewat Medsos, Barang Ditaruh di Titik Tertentu

Penyelidikan juga merambah ke lokasi produksi dan penyimpanan di Jakarta Timur. Di sana petugas menyita ratusan paket siap edar, bahan baku, peralatan produksi, timbangan digital, plastik kemasan, lakban, jeriken berisi cairan pencampur, hingga telepon genggam.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan sindikat ini menggunakan modus pemasaran lewat media sosial dan sistem mapping: pembeli memesan secara daring, lalu penjual menyembunyikan barang di titik tertentu untuk diambil sendiri oleh pembeli.

Lokasi produksi dan penyimpanan sengaja dipilih di tengah pemukiman padat agar tidak dicurigai.

📌Baca Juga :

🔗 Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Tangani Bencana

Barang Bukti Lengkap Diamankan

Selain tembakau sintetis 995 gram, petugas juga menyita vegetasi herbal 850 gram, bahan prekursor kimia, timbangan, alat masak, masker produksi, serta perangkat komunikasi yang berisi jejak pemesanan bahan baku. Keempat tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. (H.R)

Editor: Redaksi 

📌 Keterkaitan Peristiwa

Memanfaatkan keramaian pemukiman warga dan kemudahan teknologi untuk menyembunyikan perbuatan tidak membuat kejahatan lepas dari pantauan; informasi masyarakat dan penyelidikan digital tetap menjadi kunci membongkar jaringan tersembunyi.

banner 120x600