banner 728x250

Kerja Sama Jepang, Mendes PDT Kirim 30.000 Pemuda Desa Magang dan Beasiswa

Pernyataan ini disampaikan saat pertemuan dengan pihak Exceed Cooperative Japan dan Hakko Fukushikai Foundation Japan di Kantor Kemendes PDT, Senin (3/8/2026). 
banner 468x60

Kabaraktual.online | JakartaMenteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto merencanakan mengirimkan sedikitnya 30.000 pemuda desa untuk mengikuti program magang sekaligus beasiswa di Jepang melalui kerja sama dengan Exceed Cooperative Japan.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa agar pengalaman yang didapat dapat diterapkan untuk memajukan pembangunan di Tanah Air.

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Polda Metro Jaya Gagalkan Sindikat Tembakau Sintetis 995 Gram di Pemukiman Padat

Audiensi dan Penandatanganan Kerja Sama

Pernyataan ini disampaikan saat pertemuan dengan pihak Exceed Cooperative Japan dan Hakko Fukushikai Foundation Japan di Kantor Kemendes PDT, Senin (3/8/2026). 

“Terima kasih kepada Mr. Watanabe Daisuke dan Mr Harada Tsubasa. Kita akan segera menandatangani MoU di Osaka, Jepang. Target awal minimal 30.000 orang. Kita akan lakukan pemetaan dan melibatkan sepuluh asosiasi desa untuk memenuhi kuota tersebut,” jelas Yandri.

📌Baca Juga :

🔗 Wakapolri: Susilo Teguh Bergabung ke UBISA Perkuat Jejaring Pusat Studi Kepolisian

Kerja sama ini saling menguntungkan: Indonesia memiliki SDM melimpah, sementara Jepang sangat membutuhkan tenaga kerja akibat penurunan populasi usia produktif dalam tujuh tahun terakhir.

Menyiapkan Pemuda Desa Menjadi Agregator

Program bernama “Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia” ini terbuka bagi laki‑laki maupun perempuan usia produktif. Nantinya, peserta tidak hanya bekerja dan belajar, melainkan dipersiapkan menjadi agregator desa—pemuda yang setelah pulang ke Indonesia mampu menerapkan ilmu dan pengalaman untuk mengembangkan potensi ekonomi serta pembangunan sesuai kebutuhan desanya masing‑masing.

📌Baca Juga :

🔗 Tim Preventif Strike, Benteng Demokrasi dan Wujud Polri Presisi

Penjaringan peserta akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari sepuluh asosiasi desa, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Keberangkatan direncanakan mulai tahun depan.

Kebutuhan Tenaga Kerja Jepang

Presiden Direktur Exceed Cooperative Japan, Watanabe Daisuke, menyambut baik kerja sama ini.

Ia menjelaskan pihaknya membutuhkan tenaga kerja terutama dari Indonesia untuk berbagai sektor: kesehatan, logistik, konstruksi, pabrikasi, hingga pertanian.

📌Baca Juga :

🔗 Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Tangani Bencana

Turut hadir mendampingi Menteri Yandri antara lain Sekjen Taufik Madjid, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Kepala BPI Mulyadin, dan Dirjen PEI Tabrani. Langkah selanjutnya adalah penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama di Osaka guna mematangkan aturan dan pelaksanaan program ini. (Red)

📌 Keterkaitan Peristiwa

Membangun desa maju tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi yang paling utama adalah membangun manusianya—memberi kesempatan belajar agar pemuda desa kelak menjadi pelopor kemajuan di kampung halamannya sendiri.

banner 120x600