banner 728x250
Gempa, NTT  

Duka Flores Adalah Duka Indonesia — Pengacara Erles Rareral Ajak Seluruh Bangsa Bersatu Bangkitkan NTT

Salah satu suara keprihatinan datang dari Pengacara Erles Rareral, S.H., M.H., yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia bersatu bahu-membahu membantu NTT bangkit kembali.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Jakarta – Ungkapan duka mendalam terus mengalir dari berbagai penjuru negeri menyusul gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

📌Baca Juga :

Example 300x600

🔗 Panglima TNI Hadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, HUT ke-81 RI Dimeriahkan Atraksi TNI

Salah satu suara keprihatinan datang dari Pengacara Erles Rareral, S.H., M.H., yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia bersatu bahu-membahu membantu NTT bangkit kembali.

“Saya sangat sedih dan prihatin atas musibah yang terjadi kemarin Sabtu pagi. Saya sebagai anak NTT mengajak semua masyarakat Indonesia untuk bahu membahu membangun Flores tercinta. Duka Flores adalah duka Indonesia,” ujar Erles Rareral dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (17/8/2026) kepada KabarAktual.Online.

51 Orang Menjadi Korban, Evakuasi dan Penyaluran Bantuan Terus Berjalan

📌Baca Juga :

🔗 HUT ke-81 RI, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Transformasi Pelayanan sebagai Kado Kemerdekaan untuk Masyarakat

Gempa dengan pusat 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, telah menimbulkan korban jiwa serta kerusakan besar pada rumah, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur di sejumlah wilayah NTT. Berdasarkan data Basarnas per Minggu (16/8/2026) pukul 09.00 WITA, tercatat 51 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka.

Proses evakuasi, pencarian korban, dan penyaluran bantuan terus dilakukan oleh pemerintah, TNI, Polri, BNPB, serta para relawan.

📌Baca Juga :

🔗 Posko Terpadu & Percepatan Rehab-Rekon, Pemerintah Pastikan Pemulihan Pascagempa NTT Berjalan Cepat dan Terpadu

Gotong Royong Kunci Pemulihan — Duka Satu, Duka Semua

Erles menegaskan bahwa di tengah upaya nasional mempercepat pemulihan NTT, semangat gotong royong harus dikedepankan. Pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta elemen masyarakat telah membentuk posko bantuan dan mengirim logistik, tenaga medis, serta tim SAR ke lokasi terdampak.

Polri juga telah mengerahkan personel, tim K9, helikopter, dan bantuan logistik berton-ton untuk mendukung operasi kemanusiaan.

“Saat saudara kita di Flores berduka, maka seluruh Indonesia juga ikut berduka. Ini saatnya kita menunjukkan semangat persatuan sebagai satu bangsa,” lanjutnya.

Erles mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terpercaya agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.

📌Baca Juga :

🔗 Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Satgas Damai Cartenz Pastikan Keamanan dan Kelancaran

Di Momen Kemerdekaan, Semangat Bhinneka Tunggal Ika Kembali Diuji

Bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Erles mengingatkan bahwa semangat “Bhinneka Tunggal Ika” kembali diuji. Musibah di Flores menjadi pengingat bahwa persaudaraan antar anak bangsa adalah kekuatan utama menghadapi setiap tantangan.

“Duka Flores adalah duka Indonesia. Mari bahu membahu membangun kembali Flores tercinta,” pungkasnya. (Tim)

Editor: Redaksi

📌 Keterkaitan Peristiwa

Kemerdekaan bukan hanya dirayakan pada 17 Agustus, tetapi diwujudkan saat satu saudara tertimpa musibah dan seluruh bangsa bergerak untuk menolong. Duka Flores adalah duka seluruh Indonesia — dan dari persatuan itulah kekuatan untuk membangun kembali yang lebih kuat.

banner 120x600