Kabaraktual.online | Tangerang – Polres Metro Tangerang Kota menggelar rapat koordinasi bersama para kepala sekolah dan guru pembimbing tingkat SMP serta SMA di Rupatama Lantai 6 Markas Komando Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan ini bertujuan menyusun langkah terpadu untuk mencegah tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian bersama.
📌Baca Juga :
Kegiatan dipimpin langsung oleh Penjabat Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi, didampingi Wakapolres AKBP Fiki Novian Ardiansyah, serta dihadiri jajaran pejabat utama dan para Kapolsek se-wilayah hukum.
Bersama Bina, Jangan Hanya Menilai dan Melabeli
Dalam arahannya, Kombes Pol Eko Bagus Riyadi menekankan pentingnya kerja sama erat antara pihak kepolisian, pendidik, dan orang tua.
Sekolah diminta melakukan pemetaan siswa yang memerlukan perhatian khusus, memperkuat peran guru Bimbingan dan Konseling, serta membangun komunikasi aktif dengan keluarga untuk memantau perkembangan dan perubahan perilaku sejak dini.
📌Baca Juga :
Pesan yang paling ditekankan: hindari memberikan stigma negatif.
“Jangan melabeli murid sebagai anak nakal. Tugas kita bukan mencap mereka, melainkan membimbing dan mengubah perilakunya menjadi lebih baik,” ujar Eko dengan tegas.
Pihak sekolah juga diimbau untuk segera melaporkan setiap indikasi rencana tawuran maupun lokasi rawan berkumpulnya pelajar kepada kepolisian.
Informasi sekecil apa pun sangat berharga agar tindakan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat sebelum masalah membesar.
📌Baca Juga :
Waspada Provokasi di Dunia Maya, Bijak Gunakan Media Sosial
Menanggapi kekhawatiran guru mengenai tawuran yang kerap dipicu lewat media sosial, Wakapolres AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengajak semua pihak untuk bersatu mengawasi dan membimbing remaja.
“Kita harus saling mengontrol dan bekerja sama, bukan saling melempar tanggung jawab. Ingatkan anak-anak bahwa jejak digital tidak akan pernah hilang. Jangan sampai unggahan provokatif atau ajakan tawuran menjerumuskan mereka ke dalam jerat hukum,” pesannya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk sistem peringatan dini yang tangkas dan andal. Dengan komunikasi yang terbuka dan cepat, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak awal, sehingga generasi muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung masa depan yang cerah. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












