Kabaraktual.online | Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima kunjungan dan audiensi pimpinan New Hope Financial Technology yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Xu Zhihua di ruang kerjanya, Kantor Kementerian Desa PDT, Senin (10/8/2026).
📌Baca Juga :
Pertemuan berbuah kesepakatan untuk segera menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) guna membuka akses pembiayaan serta pendampingan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di seluruh pelosok tanah air.
Xu Zhihua menyampaikan komitmen penuh pihaknya untuk turut mengangkat taraf ekonomi desa melalui dukungan dana dan pengembangan di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga hortikultura.
📌Baca Juga :
Ia mencontohkan keberhasilan desa-desa di Tiongkok yang telah berkembang pesat, memanfaatkan pendanaan serta teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi.
Model pengembangan yang telah terbukti berhasil tersebut siap disesuaikan dan diterapkan di Indonesia sesuai dengan kekhasan serta potensi yang dimiliki oleh setiap wilayah desa.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa. Semangat kami sama, yaitu membuka akses modal agar potensi desa yang besar ini dapat tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Xu Zhihua.
Mendes Yandri: Langsung Bertindak, Lebih Cepat Lebih Baik
Menteri Yandri Susanto menyambut hangat tawaran kerja sama ini dan menegaskan kesiapan untuk segera merealisasikannya.
📌Baca Juga :
Menurutnya, BUM Desa telah terbukti mampu mengelola kekayaan alam dan menghasilkan produk unggulan, bahkan hingga menembus pasar ekspor mulai dari ikan, kopi, hingga hasil pertanian lainnya.
Dukungan akses permodalan ini akan menjadi penggerak utama agar roda usaha desa semakin berputar kencang dan menambah pendapatan asli desa secara berkelanjutan.
📌Baca Juga :
🔗 Sigap Bantu Korban, Brimob Polda Metro Jaya Evakuasi Pengendara Motor yang Tabrak Bus di Bekasi
Sebagai langkah awal yang terarah, Menteri Yandri mengusulkan pelaksanaan proyek percontohan pada 500 hingga 1.000 desa terpilih yang memiliki potensi unggul.
Nantinya akan dipilih desa yang memiliki keunggulan khusus, seperti sentra peternakan, kawasan wisata, pusat hortikultura, maupun desa yang telah memiliki pengalaman mengekspor hasil buminya.
“Presentasinya sangat bagus dan sempurna, tinggal bagaimana kita segera bertindak. Lebih cepat lebih baik. Kita mulai dari yang prospektif, setelah berhasil akan diperluas hingga menjangkau sepuluh ribu desa,” tegas Menteri Yandri.
📌Baca Juga :
Keberhasilan proyek percontohan ini kelak akan menjadi model yang disebarluaskan dan ditiru oleh desa-desa lain yang memiliki potensi serupa, sehingga pemerataan kemajuan dan kemakmuran dapat terwujud secara merata di seluruh nusantara.
Turut hadir mendampingi pertemuan strategis ini Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPI Mulyadin Malik, serta Staf Khusus Menteri Fahad At-Tamimi dan Muhammad Khoirul Huda. (Red)
📌 Keterkaitan Peristiwa












