Kabaraktual.online | Nduga, Papua Pegunungan – Langkah kaki personel Satgas Operasi Damai Cartenz‑2026 menyusuri Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, pada Sabtu (1/8/2026), bukan sekadar patroli rutin.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata membangun kedekatan, menyapa warga, mendengarkan aspirasi, serta memastikan rasa aman benar‑benar terasa dalam kehidupan sehari‑hari masyarakat.
📌Baca Juga :
🔗 Desa Blok VI Baru Pasang 600 Bendera Semarakkan HUT RI
Hadir Sebagai Sahabat, Bukan Sekadar Aparat
Patroli dialogis ini dilaksanakan mencakup kawasan Gereja GKI Sion hingga pemukiman warga.
Sepanjang perjalanan, petugas tidak hanya memantau keamanan, melainkan berhenti untuk berbincang, menyapa anak‑anak, dan mendengarkan cerita warga.
Suasana terlihat sangat hangat; warga menyambut dengan senyum, anak‑anak mendekat dengan berani, dan terjalin percakapan akrab layaknya sesama tetangga.
“Kami senang karena bapak‑bapak polisi sering datang menyapa dan berbicara langsung. Mereka tidak hanya lewat, tapi mau berhenti dan mendengar cerita kami. Kehadiran membuat kami merasa lebih tenang dan dekat,” ungkap salah seorang warga Kenyam yang enggan disebut namanya.
📌Baca Juga :
🔗 Penembakan di Restoran AS, Beberapa Orang Tewas Terluka
Kepercayaan Adalah Fondasi Keamanan
Kepala Operasi Damai Cartenz‑2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keamanan tak hanya hadir karena ada personel, melainkan dibangun di atas hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Kami terus mendorong pendekatan humanis, berdialog, dan menjadi bagian solusi. Saat kepercayaan tumbuh, stabilitas keamanan pun akan semakin kuat,” ujarnya.
Senada, Wakil Kepala Operasi Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan patroli jalan kaki memungkinkan interaksi yang lebih akrab.
“Kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penegak hukum. Kedekatan inilah yang menjadi fondasi rasa aman,” tambahnya.

Satgas Damai Cartenz berkomitmen terus mengedepankan cara yang humanis—bahwa keamanan tidak selalu lewat tindakan keras, melainkan lewat kehadiran tulus dan kepedulian. Langkah‑langkah kecil menyapa dan mendengar ini diharapkan memperkuat sinergi menuju Papua yang damai dan sejahtera. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












