Kabaraktual.online | Jakarta – Polri terus memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Minggu (16/8/2026), Polri kembali mengirimkan tim K9, obat-obatan, serta berbagai logistik bantuan dari Bandar Udara Pondok Cabe menuju Labuan Bajo.
Pengiriman ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk memperkuat Polda NTT, setelah sebelumnya memberangkatkan 137 personel pada Sabtu malam.
📌Baca Juga :
10 Ekor K9 Siap Perkuat Pencarian Korban
Pesawat CN-295/P-4501 membawa 21 personel tim K9 — termasuk pawang, dokter hewan, dan paramedis K9 — beserta 10 ekor anjing pelacak yang telah dipastikan dalam kondisi sehat dan siap bertugas.
Pemeriksaan kesehatan menyeluruh dilakukan sebelum keberangkatan untuk memastikan kesiapan fisik, konsentrasi, serta ketahanan K9 di medan bencana yang berat.
📌Baca Juga :
Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 12.15 WIB dan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 17.05 WITA.
Setibanya, tim akan langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas pencarian, terutama di wilayah Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Tim siap digeser ke wilayah lain sesuai perkembangan situasi di lapangan.
📌Baca Juga :
🔗 Brimob Polda Metro Jaya Amankan Pemuda Bawa 530 Butir Obat Keras di Tanah Abang
3,4 Ton Bantuan Kemanusiaan Ikut Dikirim
Pesawat juga membawa sekitar 3.411 kg (3,4 ton) bantuan yang terdiri dari:
– 409 kg obat-obatan
– 45 dus makanan siap saji
– 10 unit Wontech
– Peralatan SAR dan K9
– Pakan serta 10 unit kennel box untuk K9
– Perlengkapan operasional dan pendukung kegiatan
Bantuan akan didistribusikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda NTT sesuai kebutuhan mendesak di wilayah terdampak.
📌Baca Juga :
Bantuan Terus Berkelanjutan, Tepat Sasaran
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan pengiriman ini bukan yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir.
“Polri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim hari ini bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Prinsipnya, bantuan harus cepat bergerak, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan aktual di lapangan. Selain pengiriman ini, Polri juga menyiapkan tiga helikopter AW169 serta pesawat CASA yang sudah berada di NTT untuk menjangkau wilayah terisolasi.
Operasi kemanusiaan akan terus berjalan, dengan perkuatan berikutnya disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












